Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jepang Luncurkan Oli Mesin untuk Balap Berbasis Tanaman Pertama di Dunia

Kompas.com - 28/02/2025, 19:41 WIB
Monika Novena,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Idemitsu Kosan, sebuah perusahaan yang berbasis di Tokyo, Jepang melakukan terobosan dengan meluncurkan oli mesin berbasis tanaman yang digunakan untuk balapan.

Oli mesin yang dinamakan Idemitsu IFG Plantech Racing ini pun dapat mengubah cara pandang kita tentang keberlanjutan pada kendaraan berperforma tinggi.

Dikutip dari Happy Eco News, Jumat (28/2/2025) oli tersebut terbuat dari 80 persen bahan berbasis tanaman dan telah memenuhi standar ketat sertifikasi SP dari dari American Petroleum Institute.

Oli mesin ini menggunakan minyak kelapa sawit berkelanjutan sebagai dasarnya, lalu ester dari minyak lobak dan minyak bunga matahari, untuk memberikan performa tinggi sekaligus mengurangi dampak lingkungan secara signifikan.

Baca juga: Jejak Karbon Bulanan ChatGPT Setara 260 Penerbangan Jakarta - Dubai

Komposisi itu membuat jejak karbon Idemitsu IFG Plantech 82 persen lebih rendah daripada oli konvensional.

Angka itu didapat berdasarkan perkiraan dari Japan LP Gas Association yang memperhitungkan seluruh siklus hidup produk mulai dari produksi hingga pembuangan.

Oli motor berbasis tanaman ini tidak hanya ramah lingkungan, oli ini juga memberikan hasil yang luar biasa bagi performa mesin.

Pengujian ketat oleh Idemitsu menunjukkan ketangguhan 194 persen lebih tinggi dibandingkan oli unggulan lainnya, memastikan ketahanan selama skenario tekanan tinggi.

Lalu, gesekan 50 lebih rendah, yang berarti berkurangnya kehilangan daya dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Perlindungan 169 persen lebih baik untuk komponen mesin yang penting. Serta kebersihan piston 124 persen lebih baik, membantu mesin bekerja dengan lancar dan efisien.

Sains di balik oli ini sama mengesankannya dengan performanya.

Idemitsu menggunakan proses pencampuran yang disebut Molybdenum Ester Technology.

Proses ini menggabungkan molibdenum, yang mengurangi gesekan, dengan ester berbasis tanaman berkekentalan tinggi yang menciptakan lapisan oli yang lebih tebal dan lebih protektif.

Hasilnya adalah oli mesin yang tidak hanya meningkatkan kinerja tetapi juga mengurangi keausan pada komponen penting.

Baca juga: 5 Jejak Karbon Harian Tak Terduga, Salah Satunya Kirim Meme

“Teknologi kami memadukan inovasi dan tanggung jawab lingkungan terbaik,” kata perwakilan dari Idemitsu.

Lebih lanjut, peluncuran awal Idemitsu IFG Plantech Racing ditargetkan kepada pelanggan di Thailand, Australia, Singapura, dan Malaysia melalui toko daring perusahaan.

Rencana untuk memperluas ketersediaan ke Amerika Serikat, Brasil, Meksiko, UEA, Tiongkok, India, dan kawasan lain sudah berjalan.

Inovasi ini menunjukkan bahwa performa tinggi dan tanggung jawab lingkungan dapat berjalan beriringan.

Seiring dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengikutinya, solusi berbasis tanaman dapat menjadi fitur standar dalam upaya mengurangi jejak karbon industri otomotif.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya

Jepang Luncurkan Oli Mesin untuk Balap Berbasis Tanaman Pertama di Dunia

Jepang Luncurkan Oli Mesin untuk Balap Berbasis Tanaman Pertama di Dunia

Pemerintah
Agar Lamun Terjaga, Ekowisata Perlu Analisis Daya Dukung Lingkungan

Agar Lamun Terjaga, Ekowisata Perlu Analisis Daya Dukung Lingkungan

Pemerintah
Geramnya Warga di Jatimulya Depok ketika Perumahan Baru Sebabkan Banjir

Geramnya Warga di Jatimulya Depok ketika Perumahan Baru Sebabkan Banjir

Pemerintah
SATU Indonesia Awards 2025 Dibuka, Daftar dan Jadi Anak Muda Berdampak

SATU Indonesia Awards 2025 Dibuka, Daftar dan Jadi Anak Muda Berdampak

Pemerintah
Mikroplastik Jadi Tantangan Serius di Laut, Bisa Ancam Manusia

Mikroplastik Jadi Tantangan Serius di Laut, Bisa Ancam Manusia

LSM/Figur
Panas Ekstrem Akibat Perubahan Iklim Percepat Penuaan

Panas Ekstrem Akibat Perubahan Iklim Percepat Penuaan

Pemerintah
Sering Diragukan, Surya dan Angin Bisa Jadi Tulang Punggung Sistem Energi Nasional

Sering Diragukan, Surya dan Angin Bisa Jadi Tulang Punggung Sistem Energi Nasional

Pemerintah
RS di Jerman Pakai Anestesi Berkelanjutan, Kurangi C02 Hingga 80 Persen

RS di Jerman Pakai Anestesi Berkelanjutan, Kurangi C02 Hingga 80 Persen

Pemerintah
Dosen UNS Usul 4 Langkah Tangani Sampah Sisa Makanan dari Program MBG

Dosen UNS Usul 4 Langkah Tangani Sampah Sisa Makanan dari Program MBG

LSM/Figur
PLN Indonesia Power Berhasil Uji Coba Campuran Amonia Hijau di PLTU Labuan

PLN Indonesia Power Berhasil Uji Coba Campuran Amonia Hijau di PLTU Labuan

BUMN
KLH: Kasus TPA Ilegal Depok Jadi Pelajaran Pengelolaan Sampah

KLH: Kasus TPA Ilegal Depok Jadi Pelajaran Pengelolaan Sampah

Pemerintah
Studi: Sampah Jadi Isu Lingkungan Paling Penting bagi Anak Muda

Studi: Sampah Jadi Isu Lingkungan Paling Penting bagi Anak Muda

LSM/Figur
Pasca-RUU Minerba Disahkan, Hampir 20 Koperasi Ajukan Permohonan Kelola Tambang

Pasca-RUU Minerba Disahkan, Hampir 20 Koperasi Ajukan Permohonan Kelola Tambang

Pemerintah
Bisa Didaur Ulang, Plastik PET Kemasan Besar Bukan Sampah yang Perlu Dihindari

Bisa Didaur Ulang, Plastik PET Kemasan Besar Bukan Sampah yang Perlu Dihindari

Swasta
Pendaftaran Lestari Award 2025 Resmi Dibuka

Pendaftaran Lestari Award 2025 Resmi Dibuka

Swasta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau