JAKARTA, KOMPAS.com - Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) mendorong aksi kolektif dalam mendukung transisi menuju Net Zero.
PFI akan meluncurkan inisiatif tersebut dengan menggandeng asosiasi ahli emisi karbon untuk merancang intervensi yang bisa dikerjakan.
"Kalau secara keanggotaan di dalamnya bergerak sendiri-sendiri (sudah ada aksi), (tetapi) kalau yang mau kami lakukan, tadi kolaborasi kolektif, ini yang belum sempurna, masih banyak PR yang harus dilakukan," ujar Ketua Badan Pengurus PFI, Rizal Algamar di Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Baca juga: Pangkas Emisi dari Transportasi, MTI Dorong Integrasi Tarif Angkutan Umum
Berdasarkan Strategic Paper berjudul 'Katalis Perubahan Peta Jalan Strategis Filantropi untuk Aksi Iklim Indonesia, PFI mengambil peran strategis bukan sebagai penyandang dana utama, melainkan menjadi katalis perubahan
Dalam hal ini, PFI akan turut merespon kebutuhan dengan turut ambil bagian mendanai inovasi yang belum terbukti atau dianggap terlalu berisiko oleh investor konvesional.
PFI juga unggul dalam posisinya yang netral untuk membangun jembatan kepercayaan di antara aktor-aktor yang seringkali tidak dapat atau tidak mau bekerja sama.
Sebagai katalis, PFI berharap bisa menciptakan efek domino dan mampu menciptakan perubahan sistemik.
Baca juga: Pangkas Emisi, BLDF Tanam 23 Ribu Trembesi di Tol Trans Sumatera
Selain itu, PFI juga memobilisasi gerakan kolektif untuk mendanai analisis komprehensif dari lembaga riset independen mengenai manfaat ekonomi dan potensi penciptaan lapangan kerja dari Rancangan Undang-Undang Energi Terbarukan.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya