Berdasarkan temuannya, laporan tersebut memberikan empat rekomendasi kepada komunitas sepak bola untuk memperbaiki situasi saat ini.
Pertama, laporan itu berpendapat bahwa semua badan pengelola harus berkomitmen untuk mencapai net-zero pada tahun 2040 dan mempublikasikan rencana dekarbonisasi yang kredibel agar sejalan dengan tindakan yang sedang dilakukan oleh institusi sepak bola terkemuka.
Selain itu, laporan merekomendasikan agar para penyelenggara turnamen menciptakan dana adaptasi dan mendorong komunitas untuk mengambil tindakan iklim.
Para pemain profesional juga diharapkan memanfaatkan pengaruh mereka untuk menggerakkan upaya perlindungan olahraga ini dari bahaya perubahan iklim.
Terakhir, para penggemar harus mengambil tindakan di tingkat akar rumput, misalnya dengan membentuk kelompok kerja keberlanjutan di klub lokal mereka untuk mendorong perubahan dalam dunia olahraga secara keseluruhan.
"Sekarang, sepak bola sudah memiliki arahan yang jelas, dukungan, dan mandat dari para penggemar untuk menjaga olahraga ini agar tetap ada untuk generasi mendatang," kata Houssin.
Baca juga: Terobosan Formula E, Olahraga Pertama dengan Sertifikasi Net Zero BSI
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya