Penulis
KOMPAS.com - Green Building Council Indonesia (GBCI) memberikan anugerah sertifikat dan plakat Greenship Existing Building v1.1 peringkat Gold kepada UOB Plaza pada 12 Januari 2026.
Penyerahan dilakukan Sekretaris Jenderal GBCI, Iparman Oesman kepada Wholesale Banking Director UOB Indonesia, Harapman Kasan yang didampingi jajaran manajemen UOB Indonesia dan UOB Property.
Iparman Oesman menegaskan bangunan memiliki peran penting penting sebagai salah satu solusi perubahan iklim. Bangunan memiliki kontribusi signifikan terhadap konsumsi energi dan emisi karbon.
Di Indonesia, sebagian besar aktivitas perkantoran dan bisnis masih berlangsung di bangunan yang telah lama beroperasi. Karena itu, pengelolaan bangunan eksisting menjadi kunci dalam upaya menurunkan emisi dan mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam.
Dia menjelaskan, UOB Plaza yang telah beroperasi selama 19 tahun di kawasan pusat bisnis Jakarta, menunjukkan bahwa bangunan eksisting tetap dapat beradaptasi dan dikelola secara ramah lingkungan.
“Bangunan eksisting memiliki peran penting dalam agenda iklim Indonesia. Cara bangunan dikelola akan mempengaruhi konsumsi energi, kualitas lingkungan dalam ruang, dan penggunaan sumber daya," tegasnya.
"Melalui Greenship, GBCI terus mendorong pengelola gedung untuk melakukan perbaikan kinerja secara terukur dan berkelanjutan,” tambah Iparman Oesman.
Ia menjelaskan, selama hampir dua dekade beroperasi, UOB Plaza menunjukkan bahwa usia bangunan tidak membatasi perannya dalam upaya keberlanjutan.
"Pencapaian ini menggambarkan bagaimana bangunan eksisting dapat terus beradaptasi melalui pengelolaan yang lebih terukur dan berkelanjutan," tuturnya.
Baca juga: Bangunan Hijau: Dulu Tren, Kini Kewajiban
Lebih jauh ia menyampaikan, melalui sistem sertifikasi Greenship, GBCI mendorong pengelola gedung untuk menilai dan meningkatkan kinerja aktual bangunannya, mulai dari efisiensi energi dan air, pengelolaan lingkungan, hingga kesehatan dan kenyamanan dalam ruang.
"Upaya ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan berkelanjutan nasional dan komitmen Indonesia menuju Net Zero Emission 2060," pungkasnya.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya