KOMPAS.com - Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (ESCAP) meluncurkan inisiatif regional bernama Energy Transition for Green Growth and Prosperity (Transisi Energi untuk Pertumbuhan Hijau dan Kemakmuran atau ETGGP).
Program ini bertujuan membantu negara-negara di Asia Tenggara beralih ke energi bersih, sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kesejahteraan masyarakat, dilansir dari Eco-Business, Kamis (5/3/2026).
Baca juga:
PBB meluncurkan inisiatif regional untuk percepat transisi energi bersih di Asia Tenggara.ETGGP adalah inisiatif berdurasi tiga tahun yang dimulai pada tahun 2026. Program ini didukung oleh komitmen dana awal lebih dari empat miliar dollar Amerika Serikat (AS) (sekitar Rp 62 miliar) dari empat yayasan filantropi.
Keempat yayasan itu adalah ClimateWorks Foundation, Sequoia Climate Foundation, Children’s Investment Fund Foundation, dan Tara Climate Foundation.
Dengan fokus awal pada kawasan Asia Tenggara, ETGGP memberikan dukungan khusus yang disesuaikan dengan prioritas nasional setiap negara.
Peluncuran ini datang di saat yang sangat penting. Kawasan Asia dan Pasifik menyumbang sekitar 60 persen emisi gas rumah kaca dunia dan 80 persen pasokan batu bara global.
Pada saat yang sama, kebutuhan energi di kawasan ini diprediksi akan melonjak tajam menjelang pertengahan abad.
Negara-negara di kawasan ini pun sedang mempertimbangkan cara untuk mengurangi emisi sambil tetap menjaga pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, ketahanan ekonomi, dan inklusi sosial.
"Pemerintah harus mengarungi transisi ini di tengah berbagai kendala seperti infrastruktur warisan masa lalu, ruang fiskal yang terbatas, lingkungan regulasi yang terus berubah, kapasitas kelembagaan yang beragam, serta kesenjangan pendanaan yang terus terjadi," kata Sekretaris Eksekutif ESCAP, Armida Salsiah Alisjahbana.
ETGGP akan menjawab tantangan tersebut dengan mengintegrasikan analisis kebijakan, penguatan kelembagaan, kerja sama regional, dan pendanaan hijau.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya