Gelombang ekuator juga tercatat aktif dan dapat memperkuat proses konvektif di sejumlah wilayah.
Andri menyatakan, kombinasi MJO, gelombang kelvin, dangelombang rossby ekuator teramati aktif di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, pesisir barat Bengkulu hingga pesisir barat Lampung, dan perairan selatan NTB hingga selatan NTT.
Baca juga:
Siklon tropis nokaen yang terdapat di Laut Filipina, utara Maluku Utara diprakirakan menguat dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan udara 1000 hPa dengan arah gerak ke Timur Laut. Hal ini memengaruhi pembentukan pola angin di utara Indonesia bagian Timur.
Terdapat pula bibit 97S yang pergerakannya akan persisten dengan kecepatan angin maks 20 knot dan tekanan udara 1000 hPa.
"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut," papar Andri.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya