Ikan bermigrasi untuk memenuhi kebutuhan hidup di berbagai tahap siklusnya. Salmon bertelur di hulu sungai yang bersih, lalu bergerak ke hilir untuk mencari makan.
Sebaliknya, belut eropa bertelur di laut dan kembali ke sungai dengan perjalanan hingga 8.000 mil (sekitar 12.874 km).
Beberapa spesies bahkan telah punah, seperti ikan dayung china dari Sungai Yangtze, yang kepunahannya dikaitkan dengan pembangunan Bendungan Gezhouba pada tahun 1981.
Para peneliti menegaskan bahwa menjaga sungai tetap bebas mengalir dan sehat menjadi kunci utama untuk melindungi migrasi ikan di masa depan.
“Sungai tidak mengenal batas negara begitu pula ikan yang bergantung padanya. Krisis ini jauh lebih parah dari yang disadari banyak orang, dan kita kehabisan waktu," kata perwakilan WWF Amerika Serikat, Michele Thieme.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya