KOMPAS.com - Perusahaan keuangan global JPMorgan Chase menandatangani kesepakatan pembelian kredit karbon untuk mengurangi lebih dari 85.000 ton emisi karbon dioksida (CO2).
Kesepakatan ini dilakukan bersama perusahaan solusi iklim Anew Climate dan pengelola hutan Aurora Sustainable Lands.
Kredit karbon berasal dari proyek pengelolaan hutan di kawasan Pegunungan Appalachian, yang mencakup wilayah West Virginia dan Virginia, Amerrika Serikat. Tujuan lainnya, meningkatkan kemampuan hutan dalam menyerap dan menyimpan karbon dari atmosfer.
“Pendekatan berbasis alam kami dengan tujuan pengelolaan karbon memberikan manfaat nyata bagi iklim, sekaligus melindungi keanekaragaman hayati, habitat, kualitas air, dan integritas ekosistem," kata CEO Aurora Sustainable Lands, Jamie Houston dilansir dari ESG Today, Rabu (15/4/2026).
Baca juga: India Targetkan Produksi Baja 400 Juta Ton Sambil Pangkas Emisi 25 Persen
Kerja samanini juga akan memanfaatkan Platform Evaluasi Epoch milik Anew, yang menerapkan baseline dinamis pada portofolio IFM dengan menggunakan penginderaan jarak jauh beresolusi tinggi.
Selain itu, pelacakan karbon berbasis satelit, pembelajaran mesin, dan observasi lapangan untuk meningkatkan verifikasi dampak iklim.
Head of Operational Sustainability JPMorganChase, Taylor Wright mengaku pihaknya merasa senang bisa menambahkan kredit dari Proyek Kehutanan Little Bear sebagai portofolio penghilangan karbon perusahaan.
"Pendekatan baseline dinamis memberikan bukti kuat bahwa kredit ini memenuhi standar kualitas tinggi, sekaligus mendukung peran kami sebagai pembeli dan penjaga integritas pasar," tutur dia.
Sementara itu, Presiden Produk Lingkungan Anew Climate, Joshua Strauss menilai tren pasar kredit karbon kini semakin mengarah pada kualitas dan transparansi yang lebih tinggi.
Baca juga: 50 Persen Emisi Gas Rumah Kaca dari Industri, Ancam Kesehatan dan Lingkungan
Menurut dia, para pembeli besar kini tidak lagi sekadar membeli kredit karbon, tetapi juga memperhatikan metode perhitungan dan standar yang digunakan dalam proyek tersebut.
“Para pembeli terkemuka kini semakin memprioritaskan metodologi yang selaras dengan CCP dan baseline dinamis yang mampu memenuhi standar penilaian tertinggi. Anew dan Aurora bangga berada di garis depan pasar ini dan dapat menyediakan kredit berkualitas tinggi bagi JPMorganChase dan pembeli lainnya," ungkap Strauss.
Transaksi ini merupakan kesepakatan penghilangan karbon kedua yang diumumkan oleh JPMorgan Chase sepanjang April 2025. Sebelumnya, perusahaan menandatangani kesepakatan pembelian kredit karbon hingga 60.000 ton dengan startup cleantech Graphyte.
JPMorgan merupakan salah satu pembeli terbesar kredit penghilangan karbon di sektor perbankan dan menargetkan untuk menyeimbangkan setiap ton emisi gas rumah kaca operasional langsung (Scope 1) yang tidak dapat dikurangi dengan penghilangan karbon permanen pada 2030.
Aurora Sustainable Lands sendiri mengelola lebih dari 1,7 juta acre lahan hutan yang sebelumnya digunakan untuk penebangan industri.
Kini, lahan tersebut dikelola dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan agar bisa menyerap lebih banyak karbon sekaligus menjaga keanekaragaman hayati, kualitas air, dan ekosistem.
Didirikan pada 2001 dan mayoritas dimiliki oleh platform investasi berdampak milik TPG, yakni TPG Rise, Anew Climate berbasis di Texas dan menyediakan solusi iklim untuk membantu perusahaan mengurangi jejak karbon serta memulihkan lingkungan.
Solusi tersebut mencakup teknologi dan pendekatan berbasis alam, serta pemasaran kredit lingkungan di pasar bahan bakar rendah karbon, karbon, energi terbarukan, serta emisi.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya