"Yang paling susah bagi mereka (para ibu pemulung) adalah belajar hidroponik, karena harus memakai alat ini itu. Mereka lebih banyak bekerja di tempat penetasan dan pembesaran maggot," ujar Endang.
Ke depannya, Swara Hijau Farm akan menciptakan berbagai inovasi untuk meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkannya. Salah satunya, pada Juni 2026 nanti, Swara Hijau Farm akan memulai untuk menjual maggot kering yang memiliki masa simpan jauh lebih lama ketimbang versi fresh.
Menurut Endang, sudah banyak sekolah yang berkunjung ke Swara Hijau Farm untuk belajar budi daya hidroponik. Swara Hijau Farm tidak hanya mengandalkan penjualan produk untuk menopang keberlanjutan usahanya. Swara Hijau Farm telah mengubah urban farming menjadi wahana edukasi sebagai pilihan wisata berbayar murah untuk anak-anak sekolah.
Penguatan kapasitas melalui peningkatan skala (scale up) usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) urban farming tersebut diperoleh Swara Hijau Farm dari berbagai pelatihan yang diberikan oleh Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) pada 2023 lalu.
Baca juga: Sampah Organik MBG Jadi Sumber Ekonomi Tambahan Pemulung di Duren Sawit
Sebelum diberikan berbagai pelatihan, tim dari YDBA yang berkolaborasi dengan PT United Tractors Tbk (UNTR) melakukan asesmen untuk memetakan penguatan kapasitas yang dibutuhkan Swara Hijau Farm sebagai UMKM urban farming.
"Lebih banyak (memberikan) pelatihan, mulai dari bagaimana cara scale up UMKM urban farming, bagaimana manajemen keuangan yang bagus, digital marketing, keuangan digital, kemudian bagaimana menciptakan 5R (ringkas, rapi, resik, rawat, dan rajin) di tempat kerja. Jadi, masing-masing sudah punya SOP (Standard Operating Procedure), misalkan di hidroponik, SOP-nya seperti apa, penanganannya seperti apa, jadi kami diajarkan itu," tutur Endang.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya