Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Coca-Cola Sediakan Drop Box Botol PET di 20 Gerai M Mart

Kompas.com, 12 Agustus 2026, 09:39 WIB
Manda Firmansyah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Coca-Cola System di Indonesia bersama PT Global Retailindo Pratama meluncurkan inisiatif 'Recycle Me' untuk meningkatkan pengumpulan kemasan pasca konsumsi melalui penyediaan drop box botol PET di 20 gerai M Mart di Bali.

‎Inisiatif 'Recycle Me' merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendukung sistem pengelolaan kemasan yang lebih berkelanjutan.

Inisiatif 'Recycle Me' juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pengumpulan dan daur ulang kemasan pasca konsumsi di Bali. Peluncuran program 'Recycle Me' dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan akan solusi pengelolaan sampah yang efektif di Bali. ‎

Baca juga: PGN Bangun Rantai Nilai Ekonomi Sirkular hingga Hilirisasi di Cilegon

Kemasan yang terkumpul selanjutnya akan masuk ke rantai nilai daur ulang, sehingga bisa digunakan kembali sebagai bahan baku kemasan baru. Inisiatif 'Recycle Me' mencerminkan kolaborasi yang melibatkan seluruh rantai nilai kemasan. Mulai dari pemilik merek, produsen, peritel, pelaku daur ulang, sampai konsumen.‎

‎Public Affairs, Communications, and Sustainability CCEP Indonesia, Dhedy Adi Nugroho mengatakan, inisiatif 'Recycle Me' menjadi bagian dari upaya membantu mempercepat ekonomi sirkular untuk kemasan di Indonesia.

‎"Kami terus memperkuat sistem pengumpulan dan kemitraan di sepanjang rantai nilai daur ulang. Melalui ‘Recycle Me’, kami ingin membuat pengembalian kemasan menjadi lebih mudah dan praktis bagi konsumen, sekaligus memastikan bahwa botol yang terkumpul dapat memiliki kehidupan kedua melalui proses daur ulang," ujar Dhedy dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2026).

‎Ia mengapresiasi dukungan M Mart sebagai mitra ritel dalam memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas pengumpulan kemasan dan edukasi daur ulang. Ia juga mengapresiasi kolaborasi pemerintah daerah dan mitra Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) dalam pengelolaan kemasan pasca konsumsi. 

‎Sejak tahun 2023, kata dia, Coca-Cola di Indonesia telah menggunakan recycled PET (rPET) dalam portofolio kemasannya sebagai bagian dari upaya meningkatkan penggunaan material daur ulang dan mengurangi sampah kemasan.

‎Peritel memiliki peran penting dalam inisiatif 'Recycle Me'. Dengan jaringan gerai yang terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari konsumen, M Mart menjadi penghubung antara konsumen dengan sistem pengumpulan kemasan pasca konsumsi. 

‎Managing Director M Mart, Ramesh Ram Khaerudin mengatakan, kehadiran drop box di lokasi yang mudah dijangkau diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk lebih aktif mengembalikan kemasan yang telah digunakan. 

Baca juga: Daur Ulang Fasilitas Produksi Energi Fosil Bisa Tekan Biaya Kerusakan Alam

‎"Melalui inisiatif ‘Recycle Me’, kami berharap dapat mendorong partisipasi yang lebih luas dalam pengembalian kemasan pascakonsumsi sekaligus mengajak konsumen menjadi bagian dari solusi lingkungan di Bali,” tutur Khaerudin.

‎Ekonomi sirkular di Bali

‎Inisiatif ‘Recycle Me’ didukung oleh mitra di sepanjang rantai nilai daur ulang untuk membantu  kemasan yang terkumpul dapat diproses dan didaur ulang kembali menjadi bahan baku kemasan baru. 

‎Material tersebut kemudian diproses oleh Amandina Bumi Nusantara, fasilitas daur ulang yang didirikan melalui joint venture antara CCEP Indonesia dan Dynapack Asia, yang memproduksi recycled PET (rPET) food-grade.

‎Menurut Dhedy, membangun ekonomi sirkular membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Mulai dari desain dan produksi kemasan, pengumpulan pasca konsumsi, sampai proses daur ulang dan penggunaan kembali. 

‎"Melalui kemitraan di seluruh rantai nilai, kami ingin membantu menciptakan sistem di mana kemasan tidak dipandang sebagai sampah, melainkan sebagai sumber daya bernilai yang dapat terus dimanfaatkan,” ucapnya.

‎

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Karhutla Bakar 637.011 Hektar Lahan, Organisasi Lintas Iman Desak Siklus Tahunan Diputus
Karhutla Bakar 637.011 Hektar Lahan, Organisasi Lintas Iman Desak Siklus Tahunan Diputus
Pemerintah
ASRI Menyapa Surabaya, Dorong Siswa dan Guru Wujudkan Sekolah Berkelanjutan
ASRI Menyapa Surabaya, Dorong Siswa dan Guru Wujudkan Sekolah Berkelanjutan
Swasta
Lonjakan Belanja Militer Perparah Perubahan Iklim dan Keamanan Global
Lonjakan Belanja Militer Perparah Perubahan Iklim dan Keamanan Global
Pemerintah
Pengembangan PLTS Terapung Perlu Mitigasi agar Tak Ganggu Fungsi Badan Air
Pengembangan PLTS Terapung Perlu Mitigasi agar Tak Ganggu Fungsi Badan Air
Pemerintah
Rotan Kian Sulit Didapat, Perajin Anyaman Mahakam Ulu Terpaksa Beralih ke Plastik
Rotan Kian Sulit Didapat, Perajin Anyaman Mahakam Ulu Terpaksa Beralih ke Plastik
LSM/Figur
'Cage Free Eggs', Mengangkat Isu Kesejahteraan di Sebutir Telur
"Cage Free Eggs", Mengangkat Isu Kesejahteraan di Sebutir Telur
LSM/Figur
Pelajar Galang Dana lewat Golf untuk Wujudkan Harapan Anak dengan Penyakit Kritis
Pelajar Galang Dana lewat Golf untuk Wujudkan Harapan Anak dengan Penyakit Kritis
LSM/Figur
Dilema Pemanfaatan Dana Karbon di Pedalaman Kalimantan...
Dilema Pemanfaatan Dana Karbon di Pedalaman Kalimantan...
LSM/Figur
Bank Global Kucurkan Rp 10,69 Kuadriliun ke Perusahaan Terkait Deforestasi
Bank Global Kucurkan Rp 10,69 Kuadriliun ke Perusahaan Terkait Deforestasi
Pemerintah
Menjaga Mangrove Tetap Hidup, Bukan Sekadar Menanam
Menjaga Mangrove Tetap Hidup, Bukan Sekadar Menanam
Pemerintah
LSEG: Pemilik Aset Semakin Integrasikan Keberlanjutan ke Dalam Portofolio
LSEG: Pemilik Aset Semakin Integrasikan Keberlanjutan ke Dalam Portofolio
Pemerintah
Bisakah Pemulihan Populasi Hewan Besar Bantu Atasi Perubahan Iklim?
Bisakah Pemulihan Populasi Hewan Besar Bantu Atasi Perubahan Iklim?
Pemerintah
Dari Rotan, Masyarakat Dayak Merawat Tradisi dan Membuka Jalan Penghidupan
Dari Rotan, Masyarakat Dayak Merawat Tradisi dan Membuka Jalan Penghidupan
LSM/Figur
Pembangunan Proyek Batu Bara Baru Tiga Kali Lebih Cepat dari Penghentiannya
Pembangunan Proyek Batu Bara Baru Tiga Kali Lebih Cepat dari Penghentiannya
LSM/Figur
Ketika Greenpeace Mencuri Panggung di Bundaran HI
Ketika Greenpeace Mencuri Panggung di Bundaran HI
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau