Ia mendorong agar loading ramp dimasukkan ke dalam sistem ketertelusuran resmi melalui standardisasi bukti transaksi. Dengan demikian, fasilitas tersebut tetap dapat menjalankan fungsi ekonominya tanpa menjadi celah masuknya TBS dari sumber yang tidak jelas.
Baca juga: EUDR Dorong Ketertelusuran Komoditas Ekspor, RI Berpeluang Tekan Kebocoran Pendapatan
Windrawan juga menyebut dari sekitar 3,22 juta pekebun sawit, baru 1,54 juta yang memiliki Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB). Sementara itu, tingkat kepatuhan ISPO masih di bawah 2 persen.
Peneliti Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Ratnawati Nurkhoiry mengatakan, petani sawit swadaya masih menghadapi sejumlah persoalan struktural, mulai dari legalitas lahan, sumber benih, produktivitas, hingga akses pemasaran.
Menurut dia, rantai pemasaran yang panjang melalui agen atau loading ramp dapat memengaruhi bagian nilai yang diterima petani.
"Ini lingkaran setan," ujar Ratnawati, merujuk pada kondisi produktivitas rendah yang berkontribusi terhadap rendahnya pendapatan petani sehingga mereka sulit keluar dari ketergantungan terhadap perantara.
Ia menilai keberadaan loading ramp pada dasarnya merupakan respons terhadap keterbatasan yang dihadapi petani kecil.
Karena itu, persoalannya bukan semata-mata menghilangkan loading ramp, melainkan membangun tata kelola yang memungkinkan fasilitas tersebut masuk dalam rantai pasok yang lebih transparan dan tertelusur.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya