Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 20 April 2023, 16:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Melalui program Danamon Peduli sebagai bentuk kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, PT Bank Danamon Indonesia Tbk merayakan Ramadan dengan berbagi keberkahan kepada komunitas.

Sepanjang Ramadan ini, Danamon terlibat dalam berbagai program seperti "UMKM Lebih Berkah,” yang merupakan hasil kolaborasi dengan program "Semua Bisa Makan" milik Baziz DKI dan didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM, Program "Air dan Sanitasi Nusantara" di Cianjur berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa, hingga transportasi mudik gratis.

Sustainability Finance Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk Abdul Hadi mengatakan, Ramadan selalu menjadi momen spesial bagi masyarakat Indonesia, terutama umat muslim.

Namun, Ramadan tahun ini lebih terasa istimewa karena menjadi momen Ramadan pertama sejak dicabutnya peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca juga: Ngabuburit Ramah Lingkungan, Ajinomoto Ajarkan Kelola Sampah Jadi Cuan

"Danamon melalui Danamon Peduli juga ingin merayakan Ramadan dengan berbagi keberkahan kepada banyak orang dengan berbagai program yang diusung,” ujar Hadi, dalam rilis Kamis (20/4/2023).

Sebagai bagian dari strategi pengembangan UMKM nasional yang berfokus pada digitalisasi, Danamon menyelenggarakan sosialisasi penggunaan QR Code Indonesia Standard (QRIS) untuk 150 UMKM kuliner mitra Baziz DKI di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan yang dikemas dalam program UMKM Lebih Berkah.

Program ini mendorong penggunaan QRIS bagi UMKM sebagai alat transaksi keuangan secara daring untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keunggulan tabungan digital dan QRIS agar mempermudah transaksi pembayaran.

Kemudian, Danamon bekerja sama dengan Bazis DKI juga membagikan 10.000 kupon makanan berbuka puasa yang berlangsung sejak 24 Maret sampai dengan 19 April 2023.

Selain program yang berkaitan langsung dengan Ramadan, Danamon juga kembali melanjutkan Program "Air dan Sanitasi Nusantara" di Cianjur berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa.

Pembangunan ini menjadi bagian dari Program "Air dan Sanitasi Nusantara" yang telah berjalan sejak 2021. Pada November 2022, Danamon bersama MUFG serta Adira merespon bencana gempa ini dengan membangun hunian ramah gempa dan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) di beberapa lokasi.

Dalam persiapan menghadapi musim kemarau, Danamon membangun sumur dan penampungan air bersih di tiga lokasi di Cianjur, yaitu SMK Ilmina Persada (lokasi Hunian Ramah Gempa 2022), SMP Putra Rahayu (lokasi Hunian Ramah Gempa 2022), dan Kampung Pangkalan RT02/RW06 Desa Benjot Kecamatan .

Dalam acara yang diresmikan pada tanggal 14 April 2023 ini, para karyawan yang tergabung dalam relawan Danamon turut hadir di SMP Putra Rahayu untuk berkegiatan bersama masyarakat sekitar.

Kegiatan yang dilakukan antara lain pengecatan, sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemeriksaan kesehatan, penanaman pohon di sekitar area program, dan pemberian bingkisan untuk masyarakat.

Danamon Peduli juga menyiapkan transportasi mudik gratis bagi masyarakat bekerja sama dengan Koperasi Karyawan Kelompok Gobel dan Koperasi Kesejahteraan Karyawan & Keluarga Kayaba Indonesia, dua koperasi besar yang menjadi mitra Danamon.

Dalam program mudik gratis, Danamon menyiapkan enam bus yang akan diberangkatkan ke Yogyakarta dan Jawa Tengah untuk karyawan dan keluarga dari kedua koperasi tersebut pada tanggal 19-20 April 2023.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
RI Mulai Masuk Musim Kemarau, Kenapa di Jakarta Masih Hujan?
RI Mulai Masuk Musim Kemarau, Kenapa di Jakarta Masih Hujan?
Pemerintah
Kemenhut Prediksi Karhutla 2026 Lebih Mengancam dari Tahun Lalu
Kemenhut Prediksi Karhutla 2026 Lebih Mengancam dari Tahun Lalu
Pemerintah
Pusat Data Picu 'Pulau Panas', Suhu Sekitar Melonjak Hingga 2 Derajat
Pusat Data Picu 'Pulau Panas', Suhu Sekitar Melonjak Hingga 2 Derajat
Pemerintah
BMKG Sebut Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau, Lebih Kering dan Panjang
BMKG Sebut Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau, Lebih Kering dan Panjang
Pemerintah
Perubahan Iklim Bikin Ular Berbisa Pindah ke Kawasan Pesisir Padat Penduduk
Perubahan Iklim Bikin Ular Berbisa Pindah ke Kawasan Pesisir Padat Penduduk
Pemerintah
Emisi Gas Rumah Kaca Inggris Turun 2 Persen pada Tahun 2025
Emisi Gas Rumah Kaca Inggris Turun 2 Persen pada Tahun 2025
Pemerintah
Parlemen Eropa Perketat Standar Perlindungan Air dari Polusi Limbah dan Pestisida
Parlemen Eropa Perketat Standar Perlindungan Air dari Polusi Limbah dan Pestisida
Pemerintah
Tiga Negara Berkembang Beralih ke EBT, Ada Kenya dan India
Tiga Negara Berkembang Beralih ke EBT, Ada Kenya dan India
Pemerintah
Google Bakal Pakai Pembangkit Gas, Diprediksi Hasilkan 4,5 Juta Ton CO2
Google Bakal Pakai Pembangkit Gas, Diprediksi Hasilkan 4,5 Juta Ton CO2
LSM/Figur
Mandatori B50 Rentan Terganggu Konflik Geopolitik
Mandatori B50 Rentan Terganggu Konflik Geopolitik
LSM/Figur
Bukan Sekadar Hijau, Kosmologi Jawa Melampaui Keberlanjutan
Bukan Sekadar Hijau, Kosmologi Jawa Melampaui Keberlanjutan
Pemerintah
Jumat Hari yang Pendek, DPR Sebut Efektif untuk WFH bagi ASN
Jumat Hari yang Pendek, DPR Sebut Efektif untuk WFH bagi ASN
Pemerintah
PSEL Akan Dibangun di Makassar, Ubah 1.000 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik
PSEL Akan Dibangun di Makassar, Ubah 1.000 Ton Sampah per Hari Jadi Listrik
Pemerintah
Bappenas: ASN 'Kerja Main-Main Tapi Gajinya Serius' Warisan Masa Lalu
Bappenas: ASN 'Kerja Main-Main Tapi Gajinya Serius' Warisan Masa Lalu
Pemerintah
KLH Buka Pendaftaran Kalpataru 2026 untuk Pegiat Lingkungan, Cek Syaratnya
KLH Buka Pendaftaran Kalpataru 2026 untuk Pegiat Lingkungan, Cek Syaratnya
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau