Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 12 Juli 2023, 18:59 WIB
Hotria Mariana,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan PT Mayora Indah Tbk, melalui brand Le Minerale, menggelar program edukasi bertajuk “Mineral Esensial Bantu Jaga Sehatmu” di Lippo Kuningan, Jakarta, Selasa (12/7/2023).

Program itu digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi air mineral yang memiliki kandungan mineral esensial berkualitas dan seimbang bagi tubuh.

Salah satu sesi penting dalam program itu adalah simposium bertajuk “Beyond Hydration to Existential Health and Vitality”. Sesi ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar IDI dr Ulul Albab, SpOG, dan Head of Public Relations and Digital Le Minerale Yuna Eka Kristina, serta para dokter dan tenaga kesehatan dari berbagai rumah sakit (RS).

Dalam kesempatannya, dr Ulul Albab menjelaskan bahwa program edukasi itu merupakan bagian dari usaha promotif preventif yang menjadi pilar dari paradigma sehat yang dicanangkan pemerintah.

Baca juga: 5 Mineral Esensial Penting yang Harus Dipenuhi Saat Berpuasa agar Metabolisme Tubuh Optimal

Ia menjelaskan, masyarakat perlu mendapatkan pengetahuan yang komprehensif tentang manfaat air mineral, bukan hanya untuk kecukupan hidrasi tubuh, melainkan juga untuk memenuhi kebutuhan mineral esensial tubuh.

“Mineral esensial memiliki banyak manfaat bagi tubuh, antara lain menjaga kesehatan tulang, sistem imunitas, serta mengubah glukosa untuk energi, mengatur tekanan darah, dan membantu mengatur fungsi paru-paru,” jelasnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu.

Nutrisi itu, imbuh dr Ulul, pun berperan penting pada kesehatan ibu hamil dan anak-anak, serta keluarga secara keseluruhan.

“Masyarakat perlu mendapatkan edukasi yang tepat sehingga tidak sekadar minum. Namun, penting juga memperhatikan kualitas air mineral yang dikonsumsi,” ujarnya.

Baca juga: Asupan Mineral Esensial Penting untuk Jaga Kebugaran Tubuh, termasuk Atlet Sepak Bola

Ia berharap, program tersebut juga dapat meningkatkan awareness para dokter dan tenaga kesehatan sebagai agent of change di bidang kesehatan. Kelompok ini pun diharapkan bisa ikut memberikan edukasi secara konsisten kepada pasien dan masyarakat tentang pentingnya air mineral berkualitas.

Sementara itu, Yuna menyampaikan bahwa program ini merupakan realisasi komitmen Le Minerale sebagai perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) dalam menghadirkan air mineral berkualitas.

"Kami berharap, masyarakat bisa lebih memahami mengenai manfaat dan cara memilih air mineral. Intinya, jangan hanya bisa mencukupi cairan tubuh, tapi juga harus mengandung mineral esensial yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Sebab, minum bukan hanya sekadar menghidrasi,” jelasnya.

Yuna juga menambahkan bahwa program tersebut akan menjadi program berkelanjutan. Setelah simposium, Le Minerale akan melakukan edukasi langsung kepada masyarakat melalui berbagai acara menarik di RS.

“Ini adalah bagian dari komitmen Le Minerale, bukan hanya dengan menghadirkan produk air mineral yang sehat, tapi juga turut serta dalam melakukan edukasi sehingga masyarakat akan lebih cermat dan cerdas,” imbuhnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
BRIN Dorong Pemanfaatan Biomaterial untuk Industri Pertahanan
BRIN Dorong Pemanfaatan Biomaterial untuk Industri Pertahanan
Pemerintah
Filosi Tanam 1.000 Pohon di NTT untuk Hijaukan Kali Liliba
Filosi Tanam 1.000 Pohon di NTT untuk Hijaukan Kali Liliba
Swasta
Menteri LH: Indonesia Masuki Fase Kedua Pembangunan, Bertumpu pada Kredit Karbon
Menteri LH: Indonesia Masuki Fase Kedua Pembangunan, Bertumpu pada Kredit Karbon
Pemerintah
Kereta Hidrogen Komersial Pertama Jepang Siap Meluncur 2027
Kereta Hidrogen Komersial Pertama Jepang Siap Meluncur 2027
Pemerintah
UNU Yogyakarta Buka Beasiswa Kuliah terkait Pembangunan Berkelanjutan
UNU Yogyakarta Buka Beasiswa Kuliah terkait Pembangunan Berkelanjutan
LSM/Figur
Penurunan Angka Kelahiran Bentuk Ulang Transisi Energi Global
Penurunan Angka Kelahiran Bentuk Ulang Transisi Energi Global
Pemerintah
Peneliti Khawatir Suhu Daun Tanaman Naik Lebih Cepat akibat Perubahan Iklim
Peneliti Khawatir Suhu Daun Tanaman Naik Lebih Cepat akibat Perubahan Iklim
LSM/Figur
Limbah Tandan Kosong Sawit Berpotensi Jadi Bahan Plafon yang Lebih Kuat dan Murah
Limbah Tandan Kosong Sawit Berpotensi Jadi Bahan Plafon yang Lebih Kuat dan Murah
LSM/Figur
Gelombang Panas Ancam Stadion, Ahli Dorong Renovasi untuk Hadapi Krisis Iklim
Gelombang Panas Ancam Stadion, Ahli Dorong Renovasi untuk Hadapi Krisis Iklim
Pemerintah
Pindad Kembangkan Amunisi dari Limbah Kelapa Sawit
Pindad Kembangkan Amunisi dari Limbah Kelapa Sawit
BUMN
 Primata Kunci Cegah Kepunahan Massal akibat Perubahan Iklim
Primata Kunci Cegah Kepunahan Massal akibat Perubahan Iklim
Pemerintah
IATA: Penerbangan Ramah Lingkungan Mahal dan Maskapai Tak Sanggup Tanggung Sendiri
IATA: Penerbangan Ramah Lingkungan Mahal dan Maskapai Tak Sanggup Tanggung Sendiri
Pemerintah
Peta Risiko Penyakit Menular Lewat Air Bergeser akibat Perubahan Iklim
Peta Risiko Penyakit Menular Lewat Air Bergeser akibat Perubahan Iklim
LSM/Figur
Pasar Hijau Tembus Rp179,77 Kuadriliun, Asia Makin Dominan
Pasar Hijau Tembus Rp179,77 Kuadriliun, Asia Makin Dominan
Pemerintah
Pertamina Usul Blending SAF 1 Persen Rute Jakarta-Bali, Jaga Keseimbangan Emisi dan Harga Tiket Pesawat
Pertamina Usul Blending SAF 1 Persen Rute Jakarta-Bali, Jaga Keseimbangan Emisi dan Harga Tiket Pesawat
BUMN
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau