Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PTAR Sembuhkan 226 Mata dari Target 1.300 Mata Bebas Katarak

Kompas.com, 25 Oktober 2023, 11:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Rangkaian operasi katarak gratis 2023 yang dilakukan PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, berlanjut di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Operasi yang dilaksanakan pada 20 dan 21 Oktober 2023 di RS Mata Siantar itu, berhasil menyembuhkan 226 mata dari 209 pasien penderita katarak.

Per 24 Oktober 2023, total 1.087 mata dari 1.030 penderita katarak telah sukses dioperasi PTAR melalui program operasi katarak gratis 2023.

Senior Manager Community PTAR Christine Pepah mengatakan, operasi katarak gratis 2023 Tambang Emas Martabe yang dilaksanakan di Pematang Siantar ini, merupakan bagian dari rangkaian dari kegiatan yang telah dimulai di Tapanuli Selatan pada bulan September.

Melalui program ini, PTAR menargetkan 1.300 mata terbebas dari buta katarak.

Baca juga: Cara Efektif Menyembuhkan Penyakit Katarak

“Ini adalah lokasi ketiga setelah sebelumnya kami laksanakan di RS Bhayangkara Batangtoru dan RSUD Sipirok, Tapanuli Selatan” kata Christine.

Christine menjelaskan, berdasarkan data dari RS Mata Mencirim 77 Medan sebagai mitra PTAR, penderita katarak di Pematang Siantar dan sekitarnya cukup tinggi. Data itulah yang kemudian mendorong PTAR melaksanakan program operasi katarak gratis di Pematang Siantar.

Para pasien yang mendaftar untuk operasi berasal dari Pematang Siantar dan sekitarnya, seperti Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Karo, dan Kabupaten Toba.

"Bahkan ada juga dari Kabupaten Mandailing Natal. Pada prinsipnya, kami ingin kehadiran perusahaan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat di Sumatera Utara,” terangnya.

Kegiatan operasi katarak gratis ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Asnimah Sinaga, salah satu pasien yang berasal dari Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, mengaku terbantu dengan adanya program ini.

Asnimah telah lima tahun menderita katarak pada mata sebelah kanannya. Selama ini, aktivitasnya terganggu karena pandangannya terbatas.

Ia sempat mencoba beberapa pengobatan tradisional, namun tak juga sembuh. Untuk melakukan operasi, dirinya terkendala biaya.

Baca juga: 5 Gejala Katarak di Usia 40 Tahun dan Cara Pencegahannya

“Terima kasih kepada Tambang Emas Martabe atas operasi katarak gratis ini. Sekarang mata saya sehat seperti sedia kala,” ungkapnya.

Menurut Manajer Operasional RS Mata Mencirim 77 Medan Adilan Syahputra, dalam kegiatan operasi di Pematang Siantar, timnya menurunkan lima orang dokter mata, sehingga pengerjaan operasi lebih cepat selesai dan pasien tidak perlu menunggu terlalu lama.

“Selain katarak, dalam kegiatan di Pematang Siantar ini kami juga mengoperasi 43 mata yang menderita pterygium atau lapisan lemak di bola mata. Pterygium sama berbahayanya dengan katarak karena sama-sama berpotensi menimbulkan kebutaan,” jelasnya.

Setelah berhasil menggelar operasi katarak gratis di Tapanuli Selatan dan Pematang Siantar, PTAR akan melangsungkan operasi katarak di lokasi terakhir yaitu RS Mata Mencirim 77 Medan pada 11-12 November.

Dengan demikian, rangkaian Operasi Katarak Gratis 2023 Tambang Emas Martabe menjangkau empat lokasi di Sumatra Utara.

Baca juga: Lima Tips Memilih Rumah Sakit untuk Operasi Katarak

Tahun 2023 merupakan tahun kesembilan PTAR menyelenggarakan operasi katarak gratis. Sejak pertama kali diadakan pada 2011 hingga saat ini, operasi katarak yang dihelat PTAR telah menyembuhkan lebih dari 10.000 mata dari sekitar 8.000 orang dan memberikan manfaat tidak langsung kepada puluhan ribu orang, tidak hanya keluarga pasien tapi juga masyarakat di sekelilingnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Ayam Hutan Indonesia Terancam Kehilangan Kemurnian Genetik akibat Perburuan dan Persilangan
Ayam Hutan Indonesia Terancam Kehilangan Kemurnian Genetik akibat Perburuan dan Persilangan
LSM/Figur
Karhutla Global Musnahkan 4 Juta Hektar Hutan Tropis Lindung
Karhutla Global Musnahkan 4 Juta Hektar Hutan Tropis Lindung
Pemerintah
IPB University Tutup SAMI 2026, Kolaborasi untuk Agrifood Berkelanjutan jadi Fokus
IPB University Tutup SAMI 2026, Kolaborasi untuk Agrifood Berkelanjutan jadi Fokus
Pemerintah
70 persen Perusahaan Global Stop Beli Mobil Dinas Berbahan Bakar Fosil
70 persen Perusahaan Global Stop Beli Mobil Dinas Berbahan Bakar Fosil
Pemerintah
Dampak El Niño: 50 Juta Orang Terancam Kelaparan Akut dalam Waktu Dekat
Dampak El Niño: 50 Juta Orang Terancam Kelaparan Akut dalam Waktu Dekat
Pemerintah
Isu Kesehatan PBB: Ibu Masih Kurang Dukungan untuk  Menyusui
Isu Kesehatan PBB: Ibu Masih Kurang Dukungan untuk Menyusui
Pemerintah
 Populasi Gajah Sumatra Diperkirakan Tinggal 900-1.350 Ekor, Habitat Terus Terfragmentasi
Populasi Gajah Sumatra Diperkirakan Tinggal 900-1.350 Ekor, Habitat Terus Terfragmentasi
LSM/Figur
Studi: Kekeringan dan Banjir Akibat Perubahan Jarang Jadi Berita Internasional
Studi: Kekeringan dan Banjir Akibat Perubahan Jarang Jadi Berita Internasional
Pemerintah
 Polusi Cahaya Jadi Tantangan Pengamatan Hujan Meteor Perseid
Polusi Cahaya Jadi Tantangan Pengamatan Hujan Meteor Perseid
LSM/Figur
Perkuat Jejaring Diaspora, Festival Indonesia Digelar untuk Pertama Kali di Chiba Jepang
Perkuat Jejaring Diaspora, Festival Indonesia Digelar untuk Pertama Kali di Chiba Jepang
LSM/Figur
Penangkapan Ikan Marak Pakai Bom, Terumbu Karang di Indonesia Terancam
Penangkapan Ikan Marak Pakai Bom, Terumbu Karang di Indonesia Terancam
Pemerintah
Akibat Perubahan Iklim, Paus dan Lumba-lumba, Makin Sering Terdampar di Pesisir
Akibat Perubahan Iklim, Paus dan Lumba-lumba, Makin Sering Terdampar di Pesisir
LSM/Figur
Pangkas Kesenjangan, Operasi Transplantasi Kornea Pertama Resmi Digelar di Ternate
Pangkas Kesenjangan, Operasi Transplantasi Kornea Pertama Resmi Digelar di Ternate
Swasta
Studi: Memanen Air Hujan dari Atap Jadi Solusi Atasi Suhu Ekstrem di Perkotaan
Studi: Memanen Air Hujan dari Atap Jadi Solusi Atasi Suhu Ekstrem di Perkotaan
Pemerintah
Pembangkit Listrik Tenaga Angin Didorong Pakai Teknologi Perlindungan Satwa
Pembangkit Listrik Tenaga Angin Didorong Pakai Teknologi Perlindungan Satwa
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau