Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dukung Keberlanjutan, Rentokil Initial Indonesia Gunakan Motor Listrik untuk Operasional

Kompas.com - 27/06/2024, 12:26 WIB
Sri Noviyanti

Penulis

KOMPAS.com - Rentokil Initial Indonesia mengumumkan peluncuran 35 unit motor listrik untuk kendaraan operasional. Ini dilakukan sebagai upaya dan menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung misi pelestarian lingkungan dan keberlanjutan jangka panjang.

Sebagai informasi, Rentokil Initial Indonesia merupakan perusahaan pest control yang berkomitmen dengan inisiatif melindungi kelestarian lingkungan.

"Peluncuran motor listrik ini adalah tonggak penting dalam perjalanan kami menuju net zero carbon pada 2040. Dengan beralih ke kendaraan ramah lingkungan, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya global mengatasi perubahan iklim," ujar Managing Director Rentokil Initial Indonesia Heri Susanto dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (27/6/2024).

Baca juga: Utamakan Keselamatan Karyawan, Rentokil Luncurkan Kendaraan Operasional Baru yang Rendah Emisi

Heri mengatakan, langkah tersebut juga sejalan dengan misi Rentokil Initial Indonesia, yaitu Protecting People, Enhancing Lives, Preserving Our Planet yang diturunkan dalam berbagai inisiatif dengan tujuan mengurangi jejak karbon, mengurangi polusi udara, serta meningkatkan efisiensi operasional.

Adapun motor listrik yang dipilih berasal dari Polytron dengan tipe FOX-R. Kendaraan dapat terkoneksi dengan smartphone yang berisi informasi tentang statistik berkendara, status baterai, dan lokasi titik pengisian daya.

Peluncuran motor listrik ini adalah tonggak penting dalam perjalanan Rentokil Inisitial Indonesia menuju net zero carbon pada 2040.Dok Rentokil Initial Indonesia Peluncuran motor listrik ini adalah tonggak penting dalam perjalanan Rentokil Inisitial Indonesia menuju net zero carbon pada 2040.

Kendaraan tersebut diharapkan dapat mempermudah teknisi Rentokil dalam melakukan kegiatan operasional.

Socket USB yang tersedia untuk mengisi daya ulang smartphone juga turut mendukung kinerja teknisi yang telah beralih ke digital dalam layanan terhadap pelanggan.

“Kerja sama Polytron dan Rentokil Initial sejalan dengan visi kami untuk menjadi solusi mobilitas ramah lingkungan dengan efisiensi energi tinggi. Dengan Fox-R yang menggunakan baterai berteknologi tinggi dan mendapat sertifikasi IP67, kami yakin kerja sama ini akan memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi operasional Rentokil, tetapi juga untuk lingkungan saat ini dan masa depan,” ujar Commercial Director Polytron Tekno Wibowo.

Peluncuran motor listrik juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi industri lainnya untuk ikut mendukung keberlanjutan lingkungan. Rentokil Initial Indonesia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

 

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Dukung Pendidikan Inklusif, Garudafood Beri Beasiswa Santri Tunanetra hingga Anak Prasejahtera
Dukung Pendidikan Inklusif, Garudafood Beri Beasiswa Santri Tunanetra hingga Anak Prasejahtera
Swasta
Aliansi Perbankan Net Zero Hentikan Kegiatan Sementara
Aliansi Perbankan Net Zero Hentikan Kegiatan Sementara
Swasta
Paparan Logam dan Sulfat dalam Polusi Udara Berpotensi Tingkatkan Risiko Asma
Paparan Logam dan Sulfat dalam Polusi Udara Berpotensi Tingkatkan Risiko Asma
LSM/Figur
Tata Kelola Mangrove Perlu Terintegrasi dengan Tambak
Tata Kelola Mangrove Perlu Terintegrasi dengan Tambak
LSM/Figur
Krisis Iklim Makin Parah,  WALHI Desak Revisi UU Kehutanan Berparadigma Keadilan Ekologis
Krisis Iklim Makin Parah, WALHI Desak Revisi UU Kehutanan Berparadigma Keadilan Ekologis
LSM/Figur
Pesimis Kualitas Udara Jakarta Membaik, Menteri LH Ungkap Sumber Masalahnya
Pesimis Kualitas Udara Jakarta Membaik, Menteri LH Ungkap Sumber Masalahnya
Pemerintah
Badak di Kalimantan Timur Sisa Dua, Kemenhut Siapkan Induk Pengganti
Badak di Kalimantan Timur Sisa Dua, Kemenhut Siapkan Induk Pengganti
Pemerintah
Sudah Saatnya Penyelenggara Event Lebih Sustainable
Sudah Saatnya Penyelenggara Event Lebih Sustainable
Swasta
Studi Jawab Polemik Dampak Kebisingan Turbin Angin pada Manusia
Studi Jawab Polemik Dampak Kebisingan Turbin Angin pada Manusia
LSM/Figur
Produksi Daging Sapi di Brasil Picu Kenaikan Emisi Metana
Produksi Daging Sapi di Brasil Picu Kenaikan Emisi Metana
Pemerintah
Menteri LH: Banyak Produsen AMDK Pakai Air Tanah, Konservasi Cuma Mantra
Menteri LH: Banyak Produsen AMDK Pakai Air Tanah, Konservasi Cuma Mantra
Pemerintah
Laut Asam Melemahkan Gigi Hiu, Ancaman Baru bagi Predator Puncak
Laut Asam Melemahkan Gigi Hiu, Ancaman Baru bagi Predator Puncak
Pemerintah
'Circularity Tour', Aqua Libatkan Pelari Maybank Marathon dalam Aksi Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
"Circularity Tour", Aqua Libatkan Pelari Maybank Marathon dalam Aksi Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
Swasta
Alarm Punah! Badak Jawa Diprediksi Hilang 50 Tahun Lagi, Translokasi Jadi Jalan
Alarm Punah! Badak Jawa Diprediksi Hilang 50 Tahun Lagi, Translokasi Jadi Jalan
Pemerintah
Hampir 80 Persen Hiu Paus di Lokasi Wisata Luka Akibat Ulah Manusia
Hampir 80 Persen Hiu Paus di Lokasi Wisata Luka Akibat Ulah Manusia
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau