Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Melalui ISMI, Ilham Habibie Dorong UKM Jadi IKM dalam 5 Tahun Ke Depan

Kompas.com - 02/07/2024, 11:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) menargetkan, dalam lima tahun ke depan akan membawa Usaha Kecil Menengah (UKM) di sektor agro, properti, dan perdagangan naik kelas menjadi Industri Kecil Menengah (IKN).

Ketua ISMI Ilham Akbar Habibie mengatakan, peran UKM sangat penting untuk mencapai Indonesia Maju pada tahun 2045.

“Program ISMI ke depan selalu mendukung UKM. Yang kita dukung selama ini UKM di bidang agro, properti, dan perdagangan. Kalau ke depannya, lima tahun mendatang kita akan mendorong UKM menjadi IKM," tutur Ilham dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (2/7/2024).

Baca juga: 70 Persen Lahan Rest Area Tol Trans-Sumatera Disediakan Buat UMKM

Menurutnya, untuk mencapai tujuan besar mencapai Indonesia Emas pada tahun 2045 maka harus memperkuat industri. IKM memiliki peran dalam hal ini. IKM berperan dalam ekosistem industri tersebut.

Ilham optimistis, peran industri menjadi kunci Indonesia menjadi negara maju. Contohnya di negara-negara maju, terutama negara maju di Asia. Negara-negara tersebut memiliki karakteristik yang mirip.

“Kita sama-sama sadari di dunia ini sudah banyak negara yang maju. Dan mereka itu punya sifat yang mirip-mirip. Mereka punya engine atau motornya adalah industri. Jadi kalau kita lihat di Asia khususnya kita lihat Jepang, Korea Selatan, China, mereka maju karena industrinya,” papar Ilham.

Oleh karena itu, dengan semangat yang sama, ISMI akan terus mendorong industrialisasi IKM melalui berbagai program yang disiapkan untuk masa lima tahun ke depan.

Untuk diketahui, ISMI merupakan organisasi perkumpulan saudagar muslim se-Indonesia yang didirikan pada tahun 2012 oleh empat ormas besar di Indonesia yaitu Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

ISMI didirikan dengan tujuan untuk mewujudkan dunia usaha nasional yang kuat dan berdaya saing tinggi demi menciptakan masyarakat yang sejahtera secara materil dan spiritual.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Hampir 80 Persen Hiu Paus di Lokasi Wisata Luka Akibat Ulah Manusia
Hampir 80 Persen Hiu Paus di Lokasi Wisata Luka Akibat Ulah Manusia
Pemerintah
Penelitian Lebih dari Satu Dekade Ungkap Populasi Hiu Paus di Papua
Penelitian Lebih dari Satu Dekade Ungkap Populasi Hiu Paus di Papua
LSM/Figur
Cegah Kepunahan, Kemenhut Translokasi Dua Badak Jawa TN Ujung Kulon
Cegah Kepunahan, Kemenhut Translokasi Dua Badak Jawa TN Ujung Kulon
Pemerintah
Nilai Mangrove Capai 885.000 Dollar AS per Hektar, Konversi Jadi Tambak Harus Hati hati
Nilai Mangrove Capai 885.000 Dollar AS per Hektar, Konversi Jadi Tambak Harus Hati hati
LSM/Figur
2016-2024, MIND ID Reklamasi 7.000 Hektar Lahan Bekas Tambang
2016-2024, MIND ID Reklamasi 7.000 Hektar Lahan Bekas Tambang
BUMN
Sekolah di Sumut Didorong Naik Kelas, Tanoto Foundation Bekali Guru dan Kepala Sekolah
Sekolah di Sumut Didorong Naik Kelas, Tanoto Foundation Bekali Guru dan Kepala Sekolah
Swasta
RI Dapat Rp 960 Miliar dari Norwegia untuk Pangkas Emisi hingga Kelola Biodiversitas
RI Dapat Rp 960 Miliar dari Norwegia untuk Pangkas Emisi hingga Kelola Biodiversitas
Pemerintah
Tanoto Foundation Dorong Percepatan SDGs Bidang Pendidikan di Indonesia
Tanoto Foundation Dorong Percepatan SDGs Bidang Pendidikan di Indonesia
LSM/Figur
MIND ID Ungkap 4 Strategi Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca
MIND ID Ungkap 4 Strategi Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca
BUMN
Menteri LH Keluhkan Minimnya SDM untuk Awasi Dampak Lingkungan, Cuma 1.100 se-Indonesia
Menteri LH Keluhkan Minimnya SDM untuk Awasi Dampak Lingkungan, Cuma 1.100 se-Indonesia
Pemerintah
Menteri LH Kritik Ekspansi Lahan Sawit yang Hilangkan Keanekaragaman Hayati
Menteri LH Kritik Ekspansi Lahan Sawit yang Hilangkan Keanekaragaman Hayati
Pemerintah
KLH Awasi 5 Perusahaan, Diduga Buang Limbah yang Cemari Sungai Brantas
KLH Awasi 5 Perusahaan, Diduga Buang Limbah yang Cemari Sungai Brantas
Pemerintah
Dinilai Tak Produktif, 78.550 Ha Tambak Udang di Pantura Bakal Diganti Budi Daya Tilapia
Dinilai Tak Produktif, 78.550 Ha Tambak Udang di Pantura Bakal Diganti Budi Daya Tilapia
Pemerintah
KKP Setop Kerja Sama dengan Vietnam Imbas Maraknya Penjualan Benih Lobster Ilegal
KKP Setop Kerja Sama dengan Vietnam Imbas Maraknya Penjualan Benih Lobster Ilegal
Pemerintah
Dampak Pemanasan Global, Turbulensi di Udara Makin Meningkat
Dampak Pemanasan Global, Turbulensi di Udara Makin Meningkat
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau