Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dorong Kesetaraan Pendidikan, TenarisSPIJ Salurkan Beasiswa untuk Pelajar Cilegon

Kompas.com, 1 Juni 2025, 12:07 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Sebanyak 268 pelajar dari 10 sekolah di Cilegon menerima Beasiswa Roberto Rocca dari TenarisSPIJ senilai total 52.800 USD atau sekitar Rp 860 juta. Penyerahan beasiswa berlangsung di TenarisSPIJ pada 22 Mei 2025 dan dihadiri 50 perwakilan siswa penerima.

Beasiswa Roberto Rocca bertujuan mendorong terciptanya kesempatan pendidikan yang setara dan merupakan kontribusi perusahaan terhadap kemajuan masyarakat.

Program ini diberi nama Roberto Rocca, salah satu pendiri Techint Group (perusahaan induk Tenaris), yang percaya bahwa pendidikan berperan penting dalam pengembangan individu dan untuk mencapai hal tersebut, diperlukan sinergi antara industri dengan sektor pendidikan.

Sejak tahun 2014, Tenaris telah mendukung lebih dari 2.600 pelajar di Indonesia melalui program beasiswa ini.

Sekitar 1.600 di antaranya berasal dari Cilegon dengan total beasiswa yang telah disalurkan lebih dari Rp 5,4 miliar. Tahun ini menandai tahun ke-11 pemberian Beasiswa Roberto Rocca di Cilegon.

Selain menerima penghargaan, para siswa juga mengikuti tur pabrik dan gelar wicara seputar beasiswa.

Managing Director Tenaris Asia Pacific, Philix Liu, menyampaikan, “setiap jumlah beasiswa yang diberikan merepresentasikan satu perubahan dalam kehidupan dan satu masa depan yang dibangun."

"Ini menunjukkan bahwa beasiswa yang dipadukan dengan kerja keras siswa tidak hanya mengubah nasib seseorang, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan bangsa,” tegas Philix Liu. 

Selain beasiswa, TenarisSPIJ juga mendukung peningkatan fasilitas belajar di SMKS Al-A’raaf Cilegon melalui donasi perbaikan sekolah yang ditujukan untuk pengembangan laboratorium komputer dan peningkatkan pembelajaran vokasi.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dam Kebudayaan Provinsi Banten untuk Wilayah Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang, memberikan apresiasi atas hal ini.

“Salah satu hal yang patut kita banggakan adalah sinergi yang kuat antara pemerintah dan pihak swasta dalam memajukan pendidikan di Cilegon. Semoga kerja sama ini terus berlanjut untuk program sosial yang lain demi peningkatan SDM di Cilegon dan Banten,” ujarnya.

Baca juga: Putusan MK soal Sekolah Swasta Gratis, Momentum Refocusing Anggaran Pendidikan

Hal senada diungkapkan Aqsyal Sultan Rizqullah, siswa penerima manfaat beasiswa dari SMA Negeri 3 Cilegon. “Saya sangat senang menerima beasiswa ini. Rencananya akan saya gunakan untuk persiapan mengikuti Olimpiade Sains,” ujarnya.

Amyra Noor El Fadhila dari SMA Negeri 1 Cilegon, menambahkan beasiswa ini dapat membantunya mempersiapkan keperluan kuliah mengingat dirinya adalah siswa kelas 12 yang akan berkuliah di tahun ini.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Dua Desa di Kaltim Ditetapkan Jadi Area Konservasi Pesut Mahakam
Dua Desa di Kaltim Ditetapkan Jadi Area Konservasi Pesut Mahakam
Pemerintah
Studi Ungkap 50 Persen Perairan Dunia Terkontaminasi Sampah
Studi Ungkap 50 Persen Perairan Dunia Terkontaminasi Sampah
LSM/Figur
Volume Sampah Dunia Diprediksi Melonjak 80 Persen pada 2050
Volume Sampah Dunia Diprediksi Melonjak 80 Persen pada 2050
Pemerintah
Ambisi Korsel: 60 Persen Motor Pengirim Barang Wajib Listrik pada 2035
Ambisi Korsel: 60 Persen Motor Pengirim Barang Wajib Listrik pada 2035
Pemerintah
Inggris Berencana Pangkas Pendanaan Iklim untuk Negara Berkembang
Inggris Berencana Pangkas Pendanaan Iklim untuk Negara Berkembang
Pemerintah
Bali Jadi Pusat Pariwisata, tapi Sampah Lautnya Kian Meningkat
Bali Jadi Pusat Pariwisata, tapi Sampah Lautnya Kian Meningkat
Pemerintah
Disebut Asia Tenggara Kontributor Terbesar, Kenapa Kadar Metana di Awal Tahun 2020-an Pecah Rekor
Disebut Asia Tenggara Kontributor Terbesar, Kenapa Kadar Metana di Awal Tahun 2020-an Pecah Rekor
Pemerintah
Peneliti Kaitkan Naiknya Kasus Gigitan Hiu dengan Perubahan Iklim
Peneliti Kaitkan Naiknya Kasus Gigitan Hiu dengan Perubahan Iklim
Pemerintah
Tren Global Predator Darat Berburu di Pesisir, Lebih dari 7.000 Penguin di Argentina Mati Selama 4 Tahun
Tren Global Predator Darat Berburu di Pesisir, Lebih dari 7.000 Penguin di Argentina Mati Selama 4 Tahun
LSM/Figur
SBTi Siapkan Standar Emisi Nol Bersih Baru bagi Industri Otomotif
SBTi Siapkan Standar Emisi Nol Bersih Baru bagi Industri Otomotif
LSM/Figur
Uni Eropa Terancam Kekurangan Bahan Mentah untuk Transisi Energi Bersih
Uni Eropa Terancam Kekurangan Bahan Mentah untuk Transisi Energi Bersih
Pemerintah
Patahkan Stigma, Inilah Kisah Kolaborasi Petani dengan Industri Tambang yang Bertanggung Jawab
Patahkan Stigma, Inilah Kisah Kolaborasi Petani dengan Industri Tambang yang Bertanggung Jawab
Swasta
United Tractors Cabang Padang Raih Penghargaan Kementerian UMKM
United Tractors Cabang Padang Raih Penghargaan Kementerian UMKM
Swasta
Menteri LH Larang Insinerator Mini di Bandung, Benarkah Emisinya Lebih Berbahaya?
Menteri LH Larang Insinerator Mini di Bandung, Benarkah Emisinya Lebih Berbahaya?
LSM/Figur
RDF Rorotan Bantu Kurangi Beban Bantargebang, Ini Cerita Warga
RDF Rorotan Bantu Kurangi Beban Bantargebang, Ini Cerita Warga
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau