Studi yang dipublikasikan di jurnal Rheumatology ini juga mengungkapkan solusi untuk mengurangi paparan polusi udara.
Moda transportasi yang lebih bersih, kontrol industri yang lebih ketat, serta ventilasi bangunan yang lebih baik dapat mengurangi paparan partikel.
Orang dapat menurunkan kadar partikel di dalam ruangan dengan menghindari merokok, menggunakan filter yang efektif, dan membatasi penggunaan lilin atau dupa.
Selama hari-hari berasap, menutup jendela dan menggunakan pembersih udara berdaya tinggi dapat mengurangi paparan, terutama untuk anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua.
Mengurangi partikel halus dapat menjadi bagian dari perencanaan pencegahan, terutama untuk orang yang sudah berisiko lebih tinggi terkena penyakit autoimun.
Lebih lanjut, dalam studi berikutnya peneliti ingin menguji apakah kadar ANA yang tinggi dapat memprediksi penyakit autoimun di kemudian hari pada orang-orang yang tinggal di daerah berpolusi tinggi.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya