Penulis
Program eksplorasi tidak hanya menampilkan kunang-kunang. Pengunjung juga dapat menjumpai fauna malam lainnya.
Jenis yang ditemukan, antara lain amfibi, reptil, burung, serta berbagai jenis serangga. Keanekaragaman ini menunjukkan peran kebun raya sebagai habitat penting bagi satwa liar.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan menggandeng komunitas Nusantara Wilderness. Komunitas ini fokus pada eksplorasi alam dan edukasi lingkungan.
Perwakilan komunitas Nusantara Wilderness, Bella Evanglista menjelaskan bahwa eksplorasi tak hanya terkait melihat satwa, tapi juga memahami bagaimana lingkungan bekerja menjaga keseimbangan alam.
"Kebun raya memegang peranan penting dalam perlindungan habitat," ujar Bella.
Baca juga:
Sebagai informasi, Kebun Raya Bedugul juga dikenal sebagai Kebun Raya Bali. Menempati lahan seluas 157,5 hektar, tempat wisata ini dibuka setiap hari. Pada hari kerja, jam operasionalnya mulai pukul 08.00 Wita sampai 16.00 Wita.
Sementara itu, pada akhir pekan dan hari libur nasional, jam operasionalnya dari pukul 08.00 Wita sampai 17.00 Wita, dilansir dari laman resminya.
Kebun Raya Bedugul memiliki beragam area, di antaranya Patung Kumbarna Laga, Rumah Kaca Kaktus, Pohon Fikus Raksasa, dan Petak Cemara.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya