Editor
JAKARTA, KOMPAS.com - KG Media membeli Renewable Energy Certificate (REC) dari PT PLN (Persero) sebagai bagian dari upaya mendorong penggunaan energi terbarukan dan praktik bisnis berkelanjutan di industri media.
Pembelian REC tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat oleh Direktur PLN Energi Manajemen Indonesia (PLN EMI) Henri Firdaus kepada Vice President Sustainability KG Media Wisnu Nugroho di Jakarta, Selasa (6/1/2025).
Melalui pembelian REC, KG Media memastikan bahwa sebagian listrik yang digunakan dalam operasionalnya berasal dari pembangkit energi terbarukan.
Baca juga: KG Media Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Indramayu, Bisnis Bisa Lestari
REC merupakan sertifikat yang menunjukkan bahwa energi listrik yang dikonsumsi berasal dari sumber energi baru dan terbarukan, seperti panas bumi dan tenaga air, yang tercatat dalam sistem pelacakan internasional.
Dalam program ini, KG Media membeli sebanyak 1.711 unit REC yang dialokasikan ke sejumlah unit bisnis, antara lain Kompas.com, Kompas TV, Grid, Kontan, MSD, dan Marketplace.
Pembelian REC tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menurunkan emisi tidak langsung atau *Scope 2 emissions* dari aktivitas operasional.
PLN EMI menyatakan keterlibatan perusahaan media dalam pemanfaatan REC dinilai strategis karena media memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman publik terkait isu lingkungan dan transisi energi.
Menurut Henri Firdaus, langkah konkret penggunaan energi bersih oleh perusahaan media dapat memperkuat pesan keberlanjutan yang disampaikan kepada masyarakat.
KG Media menyebut pembelian REC merupakan kelanjutan dari program keberlanjutan yang telah dijalankan sejak 2023.
Baca juga: CEO KG Media: Butuh Kolaborasi untuk Wujudkan RI Jadi Pemain Utama Ekonomi Hijau
Program tersebut mencakup penghitungan dan pengelolaan emisi gas rumah kaca, efisiensi energi di fasilitas operasional, kontribusi pada konservasi lingkungan, serta edukasi publik melalui pemberitaan dan kampanye sosial.
Melalui langkah ini, KG Media menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyampai informasi mengenai isu lingkungan dan perubahan iklim, tetapi juga sebagai pelaku yang menerapkan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operasional sehari-hari.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya