Pulau Trindade terbentuk dari formasi vulkanik yang kaya akan keanekaragaman hayati. Tidak ada manusia yang menetap permanen di pulau itu, melainkan hanya anggota Angkatan Laut yang bergiliran menyambanginya.
Pulau ini merupakan bagian dari Monumen Nasional Kepulauan Trindade dan Martim Vaz serta Gunung Columbia, yang diklasifikasikan sebagai unit konservasi integral.
Keberadaan sampah plastik termasuk batu plastik, merupakan gejala yang cukup jelas dari jenis polusi ini, yang memengaruhi bahkan tempat-tempat terpencil di dunia, yang tampaknya jauh dari aktivitas manusia.
"Selain dampak yang terlihat pada lingkungan, kita dapat berasumsi bahwa plastik ini tertelan oleh satwa liar tidak hanya penyu, tetapi juga ikan, burung, dan kepiting. Ini adalah area yang unik di dunia, dan ini merupakan peringatan penting," ucap peneliti.
Mereka mengatakan bahwa hasil penelitian ini memperkuat perlunya kebijakan publik untuk mengelola limbah plastik, terutama tali laut, serta tindakan terkoordinasi untuk membersihkan pantai.
Prioritas harus diberikan kepada pantai-pantai yang menjadi habitat satwa liar yang secara langsung terdampak polusi seperti Parcel das Tartarugas.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya