Diketahui, saham emiten batu bara masih menguat pada Selasa (3/3/2026). Hal itu terjadi seiring kenaikan harga batu bara global yang menembus level tertinggi dalam sekitar setahun terakhir.
Dikutip dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan perdagangan sesi I pukul 12.00 WIB, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) ditutup menghijau ke level Rp 10.425, naik sebesar 5.30 persen dari pembukaan perdagangan hari ini yang dibuka di level Rp 10.300.
Sementara itu, PTBA juga ditutup menghijau sebesar 6.91 persen ke level Rp 2.940. Disusul kemudian, BUMI yang menguat 2.42 persen ke level Rp 254.
Dilansir dari AFP, Selat Hormuz sangat penting bagi pasar energi dunia, dengan 20 persen minyak global diangkut melalui salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia ini.
Penutupan Selat Hormuz belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan, selama perang Iran-Irak antara tahun 1980 dan 1988, Selat Hormuz masih terbuka untuk bisnis.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya