Proses saling memberi makan ini disebut makan-silang (cross-feeding). Enzim-enzim yang digunakan bakteri dalam proses ini belum pernah ditemukan sebelumnya.
Sinergi atau kerja sama antar-bakteri seperti ini sebenarnya sudah sering terlihat di ekosistem alam yang sudah tua. Namun, fenomena ini belum pernah ditemukan pada bakteri yang "memakan" plastik.
Baca juga:
Kendati demikian meski cara ini berhasil untuk mengurai plastik, temuan tersebut masih jauh dari kata "cara ajaib" untuk semua polusi plastik.
Para peneliti tidak berhasil membuat komunitas bakteri tersebut untuk menguraikan polyethylene atau polypropylene yang merupakan jenis plastik yang paling umum.
Padahal, kedua jenis plastik itu sering dicampur dengan zat DEP tadi, tapi mereka memiliki ikatan kimia yang sangat kuat sehingga tidak bisa diputus oleh enzim-enzim ini.
Peneliti menambahkan, jika ke depannya mereka berhasil menemukan atau menciptakan secara genetik bakteri yang mampu menghancurkan ikatan plastik yang kuat, mereka tetap butuh bantuan dari spesies bakteri lain.
Bisa saja untuk mengatasi semua jenis sampah plastik, mungkin dibutuhkan delapan spesies bakteri tambahan lainnya.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya