Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 7 Oktober 2023, 10:00 WIB
Hamzah Arfah,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

GRESIK, KOMPAS.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan anak usahanya PT Semen Padang, meraih Subroto Awards 2023 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), atas inovasi pengelolaan lingkungan dan juga pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Adapun penghargaan Subroto 2023 diserahkan oleh Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Bambang Suswantono, kepada Direktur Operasi SIG Reni Wulandari, di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Jumat (29/9/2023).

"Penghargaan Subroto 2023 menjadi bukti konsistensi kami dalam berinovasi guna menciptakan perlindungan terhadap lingkungan pada operasional pertambangan, serta pengembangan dan pemberdayaan masyakarat di sekitar wilayah operasi perusahaan,” ujar Reni, melalui keterangan tertulis, Kamis (5/10/2023).

SIG Pabrik Tuban meraih penghargaan bidang inovasi penyediaan, pembangunan dan pengelolaan fasilitas pembibitan/persemaian (nursery) pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara.

Baca juga: SIG Sabet Empat Penghargaan Good Mining Practice 2023

Kategori kelompok pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk perusahaan pertambangan komoditas mineral bukan logam, bukan logam jenis tertentu dan/atau batuan.

Penghargaan tersebut diraih SIG berkat program percepatan pertumbuhan bibit tanaman pokok (kayu putih, jati dan kaliandra merah) pada area reklamasi tambang SIG Pabrik Tuban, Jawa Timur. Yakni, memanfaatkan bakteri perakaran atau Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Indigen.

Inovasi yang dinilai telah memenuhi sejumlah kriteria, mulai dari kebaharuan (novelty), tingkat keberhasilan pemecahan masalah (effectiveness), kebermanfaatan (usefulness), kemudahan direplikasi (replicabilty), hingga keberlanjutan (sustainability).

Pembibitan dengan aplikasi PGPR Indigen memiliki beberapa keunggulan di antaranya, memiliki sifat anti patogen, menyuburkan dan tersedia melimpah di alam.

Inovasi ini mampu menyediakan sebanyak 60.000 bibit per tahun, yang digunakan untuk kebutuhan reklamasi pasca tambang serta masyarakat sekitar.

Sementara anak usaha SIG PT Semen Padang, meraih penghargaan bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) mineral terinovatif, kategori bukan logam, subkategori bidang pengelolaan lingkungan kehidupan masyarakat sekitar tambang yang berkelanjutan.

Baca juga: Green Office Park 1 Sabet Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi

Penghargaan kepada PT Semen Padang terkait dengan program konservasi ikan bilih yang dijalankan sejak 2018, karena populasinya yang terancam punah akibat eksploitasi secara masif oleh nelayan di Danau Singkarak.

Konservasi dilakukan di Taman Keanekaragaman Hayati PT Semen Padang, dengan cara membuat kolam ikan.

Kolam tersebut dilengkapi tempat dan laboratorium pemijahan. Lebih dari 7.000 ikan bilih hasil pemijahan, sudah disebar ke Danau Singkarak guna mempertahankan ikan tersebut sebagai mata pencarian warga setempat, untuk menjamin ketersediaan ikan bilih yang berkelanjutan.

"SIG berkomitmen mengoptimalkan peran sebagai perusahaan BUMN, dengan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh pemangku kepentingan. Komitmen itu diwujudkan melalui semangat untuk terus berinovasi, guna meningkatkan kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan,” kata Reni.

Subroto Awards merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Kementerian ESDM kepada para pemangku kepentingan, yang telah melakukan kinerja terbaik dalam memajukan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia, dalam kurun satu tahun terakhir.

Penghargaan diberikan kepada 62 pemenang dari 14 bidang. Jumlah bidang penghargaan pada tahun ini meningkat dari sebelumnya, sebanyak 13 bidang. Tambahan bidang baru pada pelaksanaan tahun ini adalah, aneka energi baru dan energi terbarukan.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
PLTS Atap Dinilai Bisa Perkuat Keandalan Listrik, Kebijakan Kuota Diminta Direvisi
PLTS Atap Dinilai Bisa Perkuat Keandalan Listrik, Kebijakan Kuota Diminta Direvisi
LSM/Figur
Area Berisiko Banjir di Kota Semarang Diproyeksikan Bertambah 2.162 Hektare pada 2039
Area Berisiko Banjir di Kota Semarang Diproyeksikan Bertambah 2.162 Hektare pada 2039
LSM/Figur
ITS Kembangkan Teknologi PLTS Terintegrasi, Efisiensi Daya Bisa Naik 750 Persen
ITS Kembangkan Teknologi PLTS Terintegrasi, Efisiensi Daya Bisa Naik 750 Persen
LSM/Figur
Kupu-Kupu Berpindah Habitat, Ahli Ingatkan Ancaman Krisis Ekosistem
Kupu-Kupu Berpindah Habitat, Ahli Ingatkan Ancaman Krisis Ekosistem
LSM/Figur
Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir
Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir
LSM/Figur
Antisipasi Ancaman Mikroplastik, Pelaku Bisnis Didesak Segera Bertindak
Antisipasi Ancaman Mikroplastik, Pelaku Bisnis Didesak Segera Bertindak
Pemerintah
ICEL: Pengawasan Tambang Rentan Lumpuh Tanpa Transparansi Dokumen Lingkungan
ICEL: Pengawasan Tambang Rentan Lumpuh Tanpa Transparansi Dokumen Lingkungan
LSM/Figur
Demi Kepastian Investasi, ClientEarth dan CPI Dorong Reformasi Regulasi Energi Terbarukan
Demi Kepastian Investasi, ClientEarth dan CPI Dorong Reformasi Regulasi Energi Terbarukan
LSM/Figur
Bezos & DiCaprio Kucurkan Rp3,58 Triliun Selamatkan 100 Spesies Langka
Bezos & DiCaprio Kucurkan Rp3,58 Triliun Selamatkan 100 Spesies Langka
Pemerintah
Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikasi Green Terminal
Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikasi Green Terminal
BUMN
BMKG Optimalkan Pengisian Waduk Hadapi El Niño Kuat, Antisipasi Krisis Air hingga Karhutla
BMKG Optimalkan Pengisian Waduk Hadapi El Niño Kuat, Antisipasi Krisis Air hingga Karhutla
Pemerintah
Mahasiswa KKNT IPB Bantu Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial di Garut Jawa Barat
Mahasiswa KKNT IPB Bantu Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial di Garut Jawa Barat
Pemerintah
Pelanggan Home Charging PLN Tembus 92.000, Isi Daya EV di Rumah Kian Diminati
Pelanggan Home Charging PLN Tembus 92.000, Isi Daya EV di Rumah Kian Diminati
BUMN
Peneliti Usulkan Cara Baru Hitung Emisi Gas Rumah Kaca AI, Seperti Apa?
Peneliti Usulkan Cara Baru Hitung Emisi Gas Rumah Kaca AI, Seperti Apa?
Pemerintah
Bappenas Dorong Inovasi Pendanaan untuk Mitigasi El Niño di Tengah Keterbatasan Fiskal
Bappenas Dorong Inovasi Pendanaan untuk Mitigasi El Niño di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau