Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Peringati Hari Peduli Sampah, Pertamina Bersih-bersih Pantai Panduri Tuban

Kompas.com, 26 Februari 2024, 19:00 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

KOMPAS.com - Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2024 Pertamina melalui PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) bersama PT Pertamina Patra Niaga FT Tuban mengadakan bersih-bersih Pantai Panduri, Kecamatan Jenu, Tuban, Jumat (23/2/2024).

Senior Manager Operation & Manufacture TPPI Hendra Kurniawan Wijaya mengatakan, bersih-bersih pantai tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekaligus salah satu program corporate social responsibility (CSR) TPPI.

"Program ini tentunya akan berkelanjutan dan memerlukan sinergi dengan pemerintahan, masyarakat, maupun perusahaan-perusahaan di Kecamatan Jenu," ujar Hendra dalam keterangan resminya.

Baca juga: Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi 2024 untuk Mahasiswa, Ini Syaratnya

Kegiatan tersebut juga menjadi kampanye untuk lebih peduli terhadap lingkungan pesisir dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Berbagai pihak juga ikut terlibat dalam kegiatan tersebut di mana jumlah peserta mencapai 53 orang.

Peserta terdiri dari pekerja TPPI, pekerja PT Pertamina Patra Niaga FT Tuban, Pemerintah Kecamatan Jenu, Pemerintah Desa Tasikharjo, Komando Rayon Militer Jenu, Kepolisian Sektor Jenu, Karang Taruna Tasikharjo, Pokdarwis Tanjung Asri, dan KUB Tanjung Awar-Awar.

Baca juga: 85 Desa Energi Berdikari Pertamina Sukses Tekan 729.000 Ton Emisi Karbon

Ketua KUB Tanjung Awar-Awar Rusdi menyampaikan, sejak TPPI hadir dan melakukan pemberdayaan, kelompoknya menjadi lebih aktif dan ikut dalam kegiatan peduli lingkungan.

"Salah satunya adalah pembersihan pantai hari ini. Apalagi kami telah dibantu dengan pembangunan tempat bilas nelayan," ujar Rusdi.

Setelah pembersihan pantai, acara dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Senior Manager Operation & Manufacture TPPI, Kepala Desa Tasikharjo, Komandan Rayon Militer Jenu, dan perwakilan dari Pemerintah Kecamatan Jenu.

Baca juga: BPK: Ada Penyimpangan Berindikasi Tindak Pidana yang Rugikan Negara di Kemenakertrans dan Pertamina

Kepala Desa Tasikharjo Damuri mengucapkan banyak terima kasih atas kolaborasi kedua perusahaan dalam menjaga lingkungan di desa tersebut.

Dia menyampaikan, Pantai Panduri adalah pantai yang indah dan sudah terkenal di kancah wisata nasional.

"Dengan adanya acara ini, tentu kami lebih semangat dalam menciptakan Desa Tasikharjo yang bersinar, bersih, indah, aman, dan religius," papar Damuri.

Baca juga: Pertamina Tambah Gas LPG sebanyak 41.007 Metrik Ton

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau