Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Hadirkan Layanan Terjangkau dan Berkualitas, Platform Ini Bantu Atasi Kesenjangan Pendidikan di Indonesia

Kompas.com, 25 Maret 2024, 21:06 WIB
Yogarta Awawa Prabaning Arka,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Indonesia masih dihadapkan pada realitas kesenjangan pendidikan. Fenomena ini menjadi tantangan global yang memerlukan perhatian serius dan tindakan kolektif. Sebab, pendidikan sejatinya merupakan fondasi utama dalam pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

Adapun kesenjangan pendidikan di Tanah Air mencakup berbagai aspek, mulai dari aksesibilitas hingga kualitas pendidikan.

Data dari Survei Sosiel Ekonomi Nasional (Susenas) yang diolah Bappenas mengungkapkan bahwa pada 2022, anak usia sekolah (7-18 tahun) yang tidak bersekolah mencapai 4.087.288 anak. Angka tersebut meningkat dari 3.939.869 anak pada 2021.

Sementara terkait anak yang putus sekolah pada 2022, diketahui ada 3.847.780 anak. Rinciannya adalah 491.311 anak usia sekolah yang drop out pada tahun ajaran baru, lalu 252.991 anak putus sekolah di tengah jenjang dan 238.320 anak usia sekolah yang tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi

“Sejumlah besar anak-anak di berbagai wilayah di Indonesia masih menghadapi kesulitan dalam mengakses pendidikan yang layak. Inilah yang mendorong PT Digital Aplikasi Indonesia (DAI) menghadirkan aplikasi bernama Guruku.com. Kami berkomitmen untuk memberikan akses pendidikan yang setara bagi semua anak, tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi,” ujar Direktur Marketing Guruku.com Cici Ari Setiani dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (25/3/2024).

Guruku.com merupakan aplikasi dengan requirement paling minimum, menggunakan kuota internet paling minimal, serta menggunakan stadar harga paling ekonomis sesuai misi perusahaan untuk menjadi solusi pendidikan untuk masyarakat di daerah tier 2, 3 dan 4.

Visi besar Guruku.com ke depannya adalah mampu menciptakan ekosistem pendidikan digital melalui persiapan sumber daya manusia (SDM) guru dan pembangunan infrastruktur digital.

Meski terjangkau, Cici berani menjamin materi konten yang disajikan dalam aplikasi Guruku.com berkualitas karena penyusun materi merupakan mantan juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) di bidangnya, termasuk sejumlah lulusan universitas terbaik dengan IPK minimal 3,0.

Tak hanya itu, harga yang ditawarkan untuk paket belajar di Guruku.com tergolong terjangkau. Paket tertinggi dan paling komplet ditawarkan Rp 400.000 per siswa untuk durasi belajar selama satu tahun.

“Jika aplikasi belajar yang lain menawarkan Rp 1,6 jutaan, paket kami empat kali lebih terjangkau biayanya. Selain konten materi yang berkualitas, kami juga punya added value yang terus diperbarui,” imbuh Cici.

Added value yang dimaksud ialah bonus konten baca tulis Al Quran dan strategi hafidz Al Quran, ilmu pendidikan keuangan, ilmu investasi dan trading saham, ilmu retail atau usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mencakup ilmu memulai usaha, bisnis untuk pemula dan pelajar.

Lalu, ada pula materi wawasan kebangsaan, dan materi soft skill yang terus diperbarui seperti coding, Microsoft Office, hingga desain grafis.

Cici menjelaskan bahwa sasaran program Guruku.com meliputi siswa mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolahd asar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan sekolah menengah kejuruan (SMK), serta para profesional seperti guru, prakerja, dan usaha kecil dan menengah) UKM.

Pendidikan nonformal sendiri, kata Cici memiliki peransignifikan dalam melengkapi pendidikan formal.

Ini mengingat tidak semua individu dapat mengikuti pendidikan formal secara penuh karena berbagai alasan, termasuk keterbatasan waktu, keuangan, atau tantangan kehidupan lainnya.

Karenanya, Cici menjelaskan bahwa itulah alasan pendidikan nonformal memegang peranan kunci untuk memberikan peluang belajar kepada semua lapisan masyarakat.

Satu aspek penting dari pendidikan nonformal adalah pelatihan keterampilan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tuntutan pasar kerja yang berubah, keterampilan yang relevan menjadi kunci untuk kesuksesan individu.

Oleh karena itu, investasi dalam program-program pelatihan keterampilan nonformal yang dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia secara keseluruhan perlu ditingkatkan.

“Guruku.com hadir untuk menghapus stigma bahwa bimbingan pelajaran eksternal yang berkualitas itu mahal. Selain itu, tools yang kami miliki akan membantu pemerintah pada umumnya termasuk para guru. Era sekarang adalah era kolaborasi antara pemerintah dan swasta untuk sama-sama membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” ujar Cici.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Baca tentang


Terkini Lainnya
PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel Sekaligus Dekarbonisasi dengan Energi Bersih
PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel Sekaligus Dekarbonisasi dengan Energi Bersih
BUMN
PLTS Bukan Satu-satunya, UNTR Jawab Tantangan ESG dengan Diversifikasi Bisnis
PLTS Bukan Satu-satunya, UNTR Jawab Tantangan ESG dengan Diversifikasi Bisnis
Swasta
Tantangan Data Cuaca, Negara Miskin Hadapi Akurasi Prediksi yang Rendah
Tantangan Data Cuaca, Negara Miskin Hadapi Akurasi Prediksi yang Rendah
Pemerintah
Studi: Rating ESG Tak Gambarkan Deforestasi Akibat Ulah Perusahaan
Studi: Rating ESG Tak Gambarkan Deforestasi Akibat Ulah Perusahaan
Pemerintah
Jejak Karier Wahidah di Balik Kendali Ekskavator Perkebunan Solok Selatan
Jejak Karier Wahidah di Balik Kendali Ekskavator Perkebunan Solok Selatan
Swasta
Perempuan di Balik Aktivitas Lapangan Perkebunan Sawit Solok Selatan
Perempuan di Balik Aktivitas Lapangan Perkebunan Sawit Solok Selatan
Swasta
Terganjal Regulasi, Pengelolaan Hutan oleh Petani di Blitar Lambat
Terganjal Regulasi, Pengelolaan Hutan oleh Petani di Blitar Lambat
Pemerintah
Kesejahteraan Pekerja Jadi Kunci Keberlanjutan Bisnis
Kesejahteraan Pekerja Jadi Kunci Keberlanjutan Bisnis
Swasta
Musim Mas Perkuat Upaya Bersama Cegah dan Tangani Karhutla di Kalteng
Musim Mas Perkuat Upaya Bersama Cegah dan Tangani Karhutla di Kalteng
BrandzView
Warga dan Hutan Konservasi, Menjaga Ruang Hidup di Solok Selatan
Warga dan Hutan Konservasi, Menjaga Ruang Hidup di Solok Selatan
Swasta
Inisiatif Warung FDC, Pemberdayaan UMKM Berbasis Kebutuhan
Inisiatif Warung FDC, Pemberdayaan UMKM Berbasis Kebutuhan
LSM/Figur
Cerita Satwa Liar yang Menemukan Ruang Hidup di Hutan Konservasi Solok Selatan
Cerita Satwa Liar yang Menemukan Ruang Hidup di Hutan Konservasi Solok Selatan
Swasta
Dari Keterampilan Menjadi Peluang, Begini Cara Bakti BCA Memberdayakan Talenta dan Komunitas
Dari Keterampilan Menjadi Peluang, Begini Cara Bakti BCA Memberdayakan Talenta dan Komunitas
BrandzView
Nusa Pulih 2026, Dukung Pemulihan Kesehatan Pascagempa Flores
Nusa Pulih 2026, Dukung Pemulihan Kesehatan Pascagempa Flores
Swasta
Satwa Liar Terjepit Erupsi Gunung, Ancaman Kepunahan dan Risiko Berkonflik dengan Manusia
Satwa Liar Terjepit Erupsi Gunung, Ancaman Kepunahan dan Risiko Berkonflik dengan Manusia
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau