Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

MyPassword Dorong Keseimbangan Hidup Sehat dengan Teknologi di "Customer Appreciation 2024"

Kompas.com, 15 Juni 2024, 18:00 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - PT Password Solusi Sistem (myPassword) menyelenggarakan Customer Appreciation 2024 mengangkat tema "Debugging Wellness: Harmonizing Body, Soul, and Mind" pada 12 Juni 2024 di Jakarta.

Acara ini merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan setia myPassword yang telah menggunakan solusi dan layanan berbasis teknologi mereka.

Lebih dari sekadar apresiasi, tema "Debugging Wellness" dipilih untuk menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara kesehatan fisik, mental, dan spiritual di tengah padatnya kesibukan.

Acara ini diharapkan dapat membekali para pelanggan dengan pengetahuan dan tips praktis untuk menjaga kesehatan dan mencapai work life balance yang ideal.

Presiden Direktur PT Password Solusi Sistem J. Wendra Lea mengatakan, ajang itu merupakan kesempatan myPassword untuk mengekspresikan rasa terima kasih kepada para pelanggan dan teknologi partner yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan myPassword.

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan solusi teknologi terbaik dan inovatif guna mendukung perkembangan bisnis dan industri di Indonesia," katanya.

Lebih lanjut, Lea menekankan bahwa komitmen myPassword tidak hanya pada solusi teknologi, tetapi juga pada kesejahteraan pengguna.

"Kami ingin membantu para pelanggan mencapai work-life balance yang ideal dengan mengintegrasikan teknologi dan kesehatan secara harmonis," tambahnya.

Upaya myPassword dalam menyeimbangkan kesehatan dan teknologi sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Dengan memadukan solusi teknologi dan edukasi kesehatan, myPassword menunjukkan komitmennya tidak hanya pada kemajuan bisnis, tetapi juga pada kesejahteraan para penggunanya.

Inisiatif ini diharapkan dapat menginspirasi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam pencapaian SDGs dan membangun masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Dalam acara tersebut turut hadir sebagai Pembicara Utama yaitu Ade Rai, seorang binaragawan alami profesional Indonesia yang telah berkompetisi dalam kejuaraan binaraga seperti SEA Games dan Asian Games.

Ia adalah juara dunia binaraga alami tiga kali, selebriti besar, dan pengusaha sukses di Indonesia.

Turut hadir sebagai panelis yaitu Armand Hadrianus Paundu, Data Analytic Manager dari PT Eigerindo Multi Produk Industri (EIGER) dan Hendriyanto Suhandi, Direktur PT Password Solusi Sistem.

Baca juga: 5 Kriteria Gawat Darurat yang Ditanggung BPJS Kesehatan jika Pasien Langsung Dibawa ke IGD

Direktur PT Password Solusi Sistem, Hendriyanto Suhandi yang merupakan penggiat olahraga Triathlon turut membagikan pengalamannya dalam membagi waktu ditengah kesibukan namun tetap masih bisa menjankankan hobinya.

“Berbagai aplikasi dengan teknologi seperti IOT memainkan peran penting dalam menunjang kita berolahraga dan memfasilitasi work-life balance, tinggal bagaimana kita dapat memanfaatkan aplikasi tersebut,” tutur Hendriyanto Suhandi.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Banyak Kapal Masih Cemari Lingkungan Meski Aturan Ketat
Banyak Kapal Masih Cemari Lingkungan Meski Aturan Ketat
LSM/Figur
Agincourt Kerahkan Bantuan untuk Tangani Dampak Banjir di Tapanuli
Agincourt Kerahkan Bantuan untuk Tangani Dampak Banjir di Tapanuli
Swasta
Krisis Ekologi Sumatra: Sebuah Utopia Pembangunan Berkelanjutan
Krisis Ekologi Sumatra: Sebuah Utopia Pembangunan Berkelanjutan
Pemerintah
Kronologi Badak Jawa Musofa Mati saat Translokasi di TN Ujung Kulon
Kronologi Badak Jawa Musofa Mati saat Translokasi di TN Ujung Kulon
Pemerintah
Hutan Afrika Bertransformasi dari Penyerap Jadi Sumber Karbon
Hutan Afrika Bertransformasi dari Penyerap Jadi Sumber Karbon
Pemerintah
Di Bawah Bayang-Bayang Krisis Iklim
Di Bawah Bayang-Bayang Krisis Iklim
Pemerintah
Kemenhut Umumkan Kematian Badak Jawa Translokasi di Ujung Kulon karena Sakit
Kemenhut Umumkan Kematian Badak Jawa Translokasi di Ujung Kulon karena Sakit
Pemerintah
ASRI Goes to School 2025 Berakhir: Sebarkan Literasi Keberlanjutan di 13 Sekolah Jabodetabek
ASRI Goes to School 2025 Berakhir: Sebarkan Literasi Keberlanjutan di 13 Sekolah Jabodetabek
LSM/Figur
Cuaca Ekstrem Perparah Polusi Plastik, Lebih Mudah Menyebar dan Berbahaya
Cuaca Ekstrem Perparah Polusi Plastik, Lebih Mudah Menyebar dan Berbahaya
LSM/Figur
Purpose Market 2025, Gerakkan Ekonomi Sirkular lewat Barang Layak Guna
Purpose Market 2025, Gerakkan Ekonomi Sirkular lewat Barang Layak Guna
Swasta
Kebijakan Lingkungan Diperlakukan Secara Terpisah, Alam Jadi Taruhan
Kebijakan Lingkungan Diperlakukan Secara Terpisah, Alam Jadi Taruhan
Pemerintah
Krisis Amfibi Global, 788 Spesies dalam Bahaya Kepunahan
Krisis Amfibi Global, 788 Spesies dalam Bahaya Kepunahan
Pemerintah
BKSDA Kalimantan Selamatkan Bayi Orangutan yang Dipelihara di Area Tambang
BKSDA Kalimantan Selamatkan Bayi Orangutan yang Dipelihara di Area Tambang
Pemerintah
Potensi Panas Bumi RI Capai 2.160 GW, Infrastruktur PLTU Dapat Dialihfungsikan untuk PLTP
Potensi Panas Bumi RI Capai 2.160 GW, Infrastruktur PLTU Dapat Dialihfungsikan untuk PLTP
LSM/Figur
IESR: Pembatasan PLTU Baru Harus Diimbangi Pemanfaatan EBT
IESR: Pembatasan PLTU Baru Harus Diimbangi Pemanfaatan EBT
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Memuat pilihan harga...
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau