Penulis
Para peneliti belum mengetahui penyebab pasti wabah misterius tersebut. Mereka menduga penyakit ini menyebar melalui berbagai jalur, seperti aktivitas pelayaran, perubahan arus, hingga anomali gelombang.
Cano menyatakan bahwa manusia kemungkinan terlibat dalam distribusi penyakit tersebut.
Genus Diadema yang tersebar luas di perairan tropis saat ini berada dalam kondisi paling rentan. Hampir semua populasi Diadema tersapu wabah, menyisakan hanya beberapa kantong perairan yang belum terdampak.
"Kami belum tahu bagaimana pandemi ini akan berkembang. Sampai sekarang, penyakit ini belum terlihat di Asia Tenggara dan Australia, itu kabar baik. Tapi kita tidak bisa menutup kemungkinan bahwa penyakit ini akan muncul kembali dan menyebar lebih jauh," jelas dia.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya