KOMPAS.com - Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinilai sebagai pusat ekonomi baru lewat hilirisasi nikel, dengan nilai investasi mencapai Rp 500 triliun.
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, saat mengunjungi IWIP dari Senin (12/1/2026) sampai Selasa (13/1/2026).
Baca juga:
Dalam kesempatan itu, dia meninjau fasilitas keimigrasian yang beroperasi di bandara khusus domestik di kawasan IWIP, fasilitas utama kawasan industri, termasuk pelabuhan, pembangkit listrik, fasilitas pengolahan nikel, serta industri baterai.
“Potensi ekonomi di kawasan ini menuntut pelayanan keimigrasian yang kuat dan responsif agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan optimal,” kata Silmy dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).
Tingkat pertumbuhan ekonomi kawasan, lanjut dia, sebesar 20 persen per tahun. Angka ini jauh di atas rata-rata nasional.
Baca juga:
Menurut Silmy, imigrasi di kawasan industri berfungsi memastikan aktivitas investasi dan mobilitas tenaga kerja berjalan tertib dan mendukung perekonomian nasional.
Ia lalu menekankan dukungan terhadap kawasan industri merupakan hasil kerja bersama berbagai kementerian serta lembaga.
“Kami melihat kehadiran sinergi yang kuat di Kawasan Industri Weda Bay antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Karantina, serta unsur TNI dan Polri dalam menjaga agar kawasan industri Weda Bay berjalan sesuai aturan dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas dia.
Sementara itu, Direktur PT Indonesia Weda Bay Industrial Park, Scott Ye menyampaikan, kunjungan Silmy memperkuat koordinasi antara pemerintah dengan pengelola kawasan.
Tujuannya, memastikan operasional industri yang mencakup pengelolaan tenaga kerja dan mitra internasional, berjalan sesuai ketentuan dan sejalan dengan arah kebijakan nasional.
"Dukungan pemerintah ini membuat penerapan aturan menjadi lebih konsisten dan efektif,” tutur Ye.
Dia memastikan, sebagai pengelola kawasan, IWIP terus memperkuat standar operasional dan sistem kepatuhan berupa peningkatan layanan pendukung, agar aktivitas industri berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya