Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ilmuwan Simpan Es Gletser Kuno di Antartika, Jadi Arsip Es Pertama di Dunia

Kompas.com, 17 Januari 2026, 09:49 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Editor

Informasi bumi di balik inti es

Inti es terbentuk dari salju yang memadat selama ribuan tahun sehingga setiap lapisannya menyimpan cerita berbeda.

Lapisan es bening menandakan periode hangat. Es tersebut mencair lalu membeku kembali.

Sementara itu, lapisan dengan kepadatan rendah menunjukkan timbunan salju. Data ini membantu memperkirakan curah hujan masa lalu.

Sampel yang rapuh dan retak menandakan salju jatuh di atas lapisan setengah mencair, lalu membeku kembali.

Beberapa unsur lain memberi petunjuk tambahan. Material vulkanik seperti ion sulfat bisa menjadi penanda waktu, sedangkan isotop air membantu mengungkap suhu masa lalu.

Baca juga:

Gletser menghilang dengan cepat

Proyek ini lahir dari kekhawatiran besar terkait gletser dunia yang mencair semakin cepat.

Ilmuwan memperingatkan bahwa ribuan gletser bisa menghilang dalam beberapa dekade mendatang. Pemanasan global menjadi penyebab utama.

Pada hari yang sama dengan peresmian arsip es, pemantau iklim Amerika Serikat dan Eropa mengonfirmasi bahwa 2025 menjadi tahun terpanas ketiga dalam sejarah pencatatan.

Rekor panas ini memperpanjang tren suhu ekstrem global. Penyebab utamanya adalah pembakaran bahan bakar fosil oleh manusia.

Lokasi Antartika dipilih bukan tanpa alasan. Wilayah ini berada di bawah perjanjian internasional global sehingga dinilai tidak ada negara yang memilikinya.

Hal ini bertujuan agar arsip es bebas dari kepentingan politik. Akses terhadap inti es nantinya hanya diberikan berdasarkan pertimbangan ilmiah.

Direktur Ice Memory Foundation, Anne-Catherine Ohlmann, mengatakan bahwa pengelolaan arsip ini sangat sensitif.

"Warisan ini harus tersedia untuk penerima yang tepat dan alasan yang tepat bagi kemanusiaan," ucap Ohlmann.

Ke depannya, arsip ini akan diisi es dari berbagai wilayah dunia, termasuk Andes, Himalaya, dan Tajikistan. 

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau