Mayoritas listrik dari PLTG baru akan diserap oleh pusat data untuk AI yang pertumbuhannya dipromosikan oleh Presiden AS, Donald Trump.
Di sisi lain, AS memblokir sejumlah proyek energi terbarukan dan meningkatkan ekspor gas alam cair secara bersamaan, yang berdampak pada kenaikan harga energi bagi rumah tangga di sana.
“Pertumbuhan pusat data yang sangat pesat dengan sedikit transparansi atau pengamanan menempatkan masyarakat pada risiko peningkatan biaya yang sangat besar,” tutur Direktur penelitian energi di Union of Concerned Scientists, Steve Clemmer.
Ia memperkirakan permintaan listrik di AS dapat melonjak 60 persen pada tahun 2050 karena adanya pusat data baru.
Selain itu, pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) di Pennsylvania bagian barat yang telah ditutup, akan dihidupkan kembali sebagai fasilitas berbahan bakar gas terbesar di AS untuk melayani kompleks pusat data.
"PLTU itu merupakan bencana lingkungan, tetapi merupakan pilar ekonomi lokal dan sebagian orang merasa nostalgia terhadapnya. Namun, tidak ada yang mau tinggal di dekat pusat data. Amonia, dan baunya, dari gas akan lebih buruk daripada PLTU, dan listrik yang dihasilkan akan digunakan untuk keuntungan pribadi daripada untuk menjaga agar lampu rumah tangga tetap menyala," ucap direktur kampanye di Clean Air Council, Tom Pike.
Baca juga:
Sebelumnya, perusahaan teknologi Microsoft berjanji pusat datanya tidak mengakibatkan kenaikan harga listrik bagi masyarakat setempat.
Salah satunya, meminta perusahaan penyedia menetapkan tarif yang cukup tinggi untuk menutupi biaya listrik bagi pusat data tersebut.
Presiden Microsoft, Brad Smith mengatakan, pihaknya bisa berkolaborasi dengan penyedia lokal untuk menambah daya listrik dan infrastruktur pendukung ke jaringan listrik jika diperlukan, dikutip dari ESG Today.
Sementara itu, Open AI mulai berinvestasi langsung pada infrastruktur energi agar pusat datanya tetap bisa beroperasi tanpa mengganggu pasokan listrik masyarakat.
Setiap lokasi Stargate akan memiliki rencana komunitas yang berbeda dan disesuaikan dengan kebutuhan wilayah setempat. Setiap kebijakan disebut akan dibuat berdasarkan masukan warga lokal.
"Tergantung pada lokasi, hal ini dapat bervariasi mulai dari menyediakan pasokan listrik dan penyimpanan baru yang sepenuhnya dibiayai oleh proyek, hingga menambahkan dan membiayai sumber daya pembangkitan dan transmisi energi baru," tulis pernyataan dari OpenAI, dilansir dari Reuters.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya