JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 200 usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjajakan produk unggulannya melalui acara bertajuk Meet The Market Road to InaBuyer 2026, agar bisa dipasarkan di ritel modern domestik atau ekspor ke pasar internasional.
Direktur Utama Smesco Indonesia, Doddy Akhmadsyah Matondang mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal sebeum digelarnya InaBuyer 2026, program kerja sama Kementerian UMKM dan Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) yang mempertemukan UMKM potensial dengan jaringan ritel.
Baca juga:
"Harapan kami nanti pada saat InaBuyer 2026-nya, kami sudah bisa sampaikan bahwa kami sudah berhasil memfasilitasi berapa UMKM masuk ke ritel modern dengan nilai transaksi berapa, dan ini kira-kira ke depan bisa berkembang jadi berapa," ujar Doddy saat ditemui di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026).
"Meet The Market atau jumpa pasar ini adalah fasilitasi untuk antara UMKM dengan gerai ritel modern dan jaringan-jaringan yang bisa membantu untuk ekspor ke luar negeri," imbuh dia.
Peserta UMKM dalam acara Meet the Market Road to InaBuyer 2026, Rabu (11/2/2026). Doddy menyebutkan, pada penyelenggaraan InaBuyer 2025, tercatat potensi transaksi hingga Rp 2,1 triliun. Melalui skema road to InaBuyer ini, pihaknya menargetkan capaian dengan angka yang sama atau bahkan lebih tinggi.
Setiap pertemuan antara UMKM dengan pembeli dilengkapi formulir evaluasi berisi catatan dan persyaratan dari pihak ritel. Selanjutnya akan dipantau dalam kurun waktu 30 hari setelah pertemuan.
"30 hari lagi kami akan monitor sudah terjadi transaksi apa belum. Kalau belum kenapa, karena posisinya kami akan megangin sisi buyer-nya dan sisi seller-nya. Harapan kami targetnya mudah-mudahan angka-angka yang tadi disebutkan yang berkembang segala macam ya bisa kami kejar ke arah sana," tutur Doddy.
Sejauh ini ada 25 ritel dan mitra yang telah menyatakan komitmen untuk memasarkan produk UMKM terdaftar. Smesco turut menggandeng berbagai lembaga dan institusi yang memiliki jaringan distribusi dalam hingga luar negeri, termasuk yayasan dan organisasi pengekspor.
Smesco pun menggandeng PT Pos Indonesia dan MRT guna membuka peluang distribusi produk UMKM tidak hanya melalui rak ritel modern, tapi juga melalui jalur komunitas serta institusi.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya