Editor
JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan KEHATI kembali menggelar ESG Award 2026 by KEHATI sebagai upaya memperkuat integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di industri pasar modal dan sektor keuangan nasional.
Penghargaan ini dinilai penting di tengah meningkatnya perhatian investor global terhadap tata kelola dan keberlanjutan perusahaan.
KEHATI menilai penguatan standar dan transparansi ESG akan menentukan daya saing emiten Indonesia dalam menarik investasi jangka panjang.
Baca juga: AI Bikin Jaringan 5G Lebih Hemat Energi, Bantu Capai Target ESG
Direktur Eksekutif KEHATI Riki Frindos mengatakan integrasi ESG bukan lagi sekadar isu reputasi, melainkan strategi mitigasi risiko dan peningkatan valuasi perusahaan.
“Emiten dan institusi keuangan yang adaptif terhadap standar ESG akan memiliki akses pendanaan yang lebih kompetitif,” ujar Riki dalam keterangan resmi, Jumat (16/2/2026).
Sejak 2009, KEHATI bersama Bursa Efek Indonesia meluncurkan indeks SRI-KEHATI, indeks ESG pertama di Indonesia. Pada 2021, kolaborasi diperluas melalui peluncuran indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI dan ESG Quality 45 IDX KEHATI.
Hingga saat ini, KEHATI bekerja sama dengan 16 manajer investasi dengan total dana kelolaan berbasis ESG melampaui Rp 7 triliun. Selain itu, lembaga ini juga mengembangkan ekosistem impact investment dan mendukung startup berdampak melalui kolaborasi dengan pengelola dana domestik.
ESG Award 2026 mencakup empat sektor penilaian, yaitu sektor pasar modal, impact investment, debt and project financing, serta kategori fasilitator. Penilaian dilakukan melalui sistem scoring yang mengevaluasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola secara komprehensif, termasuk peningkatan kinerja dibanding periode sebelumnya.
Untuk menjaga independensi, pemilihan pemenang dilakukan oleh dewan juri independen yang terdiri dari tokoh pasar modal dan praktisi investasi hijau, dipimpin oleh Cyril Noerhadi sebagai ketua juri.
Baca juga: Investasi ESG di ASEAN Meroket, Imbangi Tren di Pasar Global yang Melemah
KEHATI berharap ESG Award dapat menjadi katalis peningkatan kualitas keterbukaan dan integrasi ESG dalam strategi korporasi.
Bagi investor, penghargaan ini dinilai dapat menjadi indikator tambahan dalam seleksi portofolio berbasis keberlanjutan.
Pendaftaran ESG Award 2026 dibuka hingga 22 Mei 2026 dan malam penganugerahan dijadwalkan pada 30 Juli 2026.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya