Departemen ini sebenarnya bisa mengurangi material dan limbah dengan mengadopsi kerangka kerja pengambilan keputusan hierarkis yang berlandaskan prinsip ekonomi sirkular.
Contohnya dengan menyewa properti, memilih properti syuting lokal atau bekas, dan memiliki sertifikasi produk ramah lingkungan serta memiliki kualitas yang cukup untuk digunakan kembali setelah syuting.
Baca juga:
Industri ini juga bisa mencegah emisi dengan menggunakan kendaraan listrik, listrik terbarukan, bahan bakar hayati, atau lampu LED.
Namun, menerapkan teknologi dan praktik ini di seluruh produksi membutuhkan perubahan pola pikir kepemimpinan.
Penerapan itu harus ditambah dengan komitmen kuat untuk melakukan dekarbonisasi yang didukung oleh anggaran, jadwal kerja, serta investasi yang tepat pada peralatan, keterampilan, dan proses kerja sejak awal.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak produser dan distributor konten berskala besar telah menerbitkan pernyataan komitmen keberlanjutan ke publik.
Namun, rencana kerja konkret untuk tindakan nyata dalam jangka waktu dekat masih sangat bervariasi antara satu perusahaan dengan yang lain.
Yang jelas, dengan menerapkan prinsip keberlanjutan ke dalam pembuatan film sejak tahap awal, perubahan nyata bisa mulai terjadi karena urgensi krisis iklim tidak bisa lagi diabaikan.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya