Editor
SURABAYA, KOMPAS.com - PT Pertamina Gas (Pertagas) menginisiasi gerakan “sedekah pohon” melalui penanaman ribuan pohon di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya, dengan penanaman 1.900 pohon mangrove. Program ini merupakan bagian dari peringatan hari ulang tahun ke-19 perusahaan.
Selain di Surabaya, penanaman pohon juga dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah operasi lainnya, seperti Dumai, Kutai Timur, Indramayu, Palembang, dan Pangkalan Brandan. Secara total, sebanyak 4.300 pohon ditanam, terdiri dari mangrove, pohon kayu, dan tanaman endemik.
Baca juga: Pertamina Perkenalkan Program Hutan Lestari di Sejumlah Daerah
Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring mengatakan, penanaman pohon menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem, khususnya di wilayah pesisir.
“Penanaman mangrove merupakan langkah konkret dalam menjaga ekosistem sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya dalam keterangan resmi Selasa (7/4/2026).
Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan pesisir, termasuk menahan abrasi dan menyerap karbon dioksida. Setiap pohon mangrove disebut mampu menyerap hingga 4,7 kilogram CO? per tahun.
Melalui program ini, perusahaan juga berupaya berkontribusi terhadap pengurangan emisi serta mendukung target penurunan emisi karbon.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Nurkholis, mengapresiasi inisiatif tersebut dan menilai kegiatan penanaman pohon menjadi langkah nyata dalam pelestarian lingkungan.
Baca juga: Pertamina Hulu Mahakam Rehabilitasi 345 Hektar DAS Manggar dan Sungai Wain Kalimantan Timur
Pertagas menyatakan kegiatan penghijauan telah dilakukan secara rutin sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan terus dilakukan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya