Ini adalah tentang apakah Thailand mampu menata ulang kota, sistem energi, layanan kesehatan, dan model ekonominya dengan cukup cepat agar tetap bertahan di tengah iklim yang jauh lebih ekstrem.
Mengurangi emisi untuk mengatasi perubahan iklim
Kemungkinan Thailand menjadi seterik Gurun Sahara bukanlah takdir yang tidak bisa dihindari, melainkan sebuah peringatan tentang dampak dari keputusan-keputusan yang kita ambil hari ini.
Jika emisi gas rumah kaca tetap tinggi, ruang bagi manusia untuk hidup dan bekerja dengan aman akan terus berkurang, dan negara-negara tropis seperti Thailand akan menjadi yang paling terancam.
Namun, jika emisi dapat dikurangi dengan cepat, upaya adaptasi dipercepat, dan pembangunan dirancang ulang untuk menghadapi dunia yang lebih panas, dampak terburuk masih bisa dicegah.
Pada akhirnya, krisis panas bukan hanya masalah lingkungan. Ini juga merupakan pertanyaan tentang masa depan kehidupan manusia itu sendiri, dan apakah tempat-tempat yang selama ini menopang peradaban dapat terus melakukannya saat kondisinya semakin memburuk setiap tahunnya.
sumber https://www.straitstimes.com/asia/se-asia/thailand-could-become-as-hot-as-the-sahara-by-2070-research-shows
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya