Editor
Ketiga, trusted transaction authenticity atau keaslian transaksi tepercaya yang memastikan setiap transaksi memiliki bukti autentik dan dapat diverifikasi.
Baca juga: Indonesia Pemain Utama Ekonomi Digital ASEAN, Transaksi 2030 Diprediksi Tembus Rp 5.364 Triliun
“Pada lapisan Trusted Identity, Privy membantu memastikan identitas individu maupun institusi dapat diverifikasi secara aman dan akurat. Sementara melalui Trusted Communication Channel, Privy memastikan interaksi digital berlangsung melalui jalur yang aman dan terverifikasi. Pada lapisan Trusted Transaction Authenticity, Privy memastikan setiap transaksi digital memiliki bukti autentik yang dapat diverifikasi,” jelas Marshall.
Ketiga aspek tersebut dinilai semakin penting seiring meningkatnya penggunaan layanan digital di berbagai sektor, mulai dari layanan keuangan, perdagangan elektronik, kesehatan, hingga pelayanan publik.
Chief Operating Officer (COO) Privy, Nitin Mathur, mengatakan bahwa kepercayaan perlu ditempatkan sebagai fondasi dalam pembangunan sistem digital, bukan sekadar fitur tambahan.
“Yang mengingatkan saya dari ruangan ini adalah bahwa daya tahan bisnis itu tidak terjadi secara kebetulan. Di Privy, kepercayaan merupakan fondasi, bukan hanya sekadar fitur. Ketahanan bisnis harus dibangun sejak hari pertama, bukan ditambal ketika masalah sudah muncul,” katanya.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya