Hasil penilaian ini memberikan panduan praktis bagi para pembuat kebijakan yang dapat langsung diterapkan melalui lembaga dan pendanaan yang sudah ada.
Laporan ini merekomendasikan investasi pada infrastruktur tahan panas, penguatan Rencana Aksi Panas, perlindungan bagi pekerja rentan, perluasan sistem pendingin ramah lingkungan, peningkatan sistem peringatan dini, serta penggalangan dana publik dan swasta untuk membangun kota yang lebih tangguh.
Banyak solusi yang sebenarnya sudah ada saat ini. Kota-kota di kawasan Asia Selatan telah membuktikan bahwa Rencana Aksi Panas, pembangunan infrastruktur yang tangguh, penghijauan kota, sistem peringatan dini, dan pendingin yang hemat energi dapat menyelamatkan nyawa, melindungi pekerja, serta mengurangi kerugian ekonomi.
Namun, untuk memperluas penerapan solusi-solusi ini, dibutuhkan lembaga yang lebih kuat, koordinasi yang lebih baik, serta investasi yang lebih besar dari pihak pemerintah maupun swasta.
Analisis ini disusun dengan dukungan dari Resilient Asia Programme, yang didanai melalui program Climate Action for a Resilient Asia dari Pemerintah Inggris.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya