Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 13 April 2023, 05:30 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - SCG, perusahaan terkemuka di ASEAN dengan tiga unit bisnis; Semen dan Bahan Bangunan, Kemasan, dan Bahan Kimia, kembali membuka pendaftaran beasiswa SCG Sharing the Dream untuk 400 pelajar SMA/sederajat dan 10 mahasiswa S1.

Program beasiswa yang telah diselenggarakan selama lebih dari 10 tahun di Indonesia ini merupakan wujud komitmen SCG dalam mendukung kemajuan Indonesia melalui pemerataan akses pendidikan sekaligus implementasi dari prinsip SCG ESG 4 Plus.

Sejak 2012, sebanyak lebih dari 3.570 beasiswa telah diberikan untuk generasi muda Indonesia. Adapun beasiswa ini mencakup beberapa wilayah di mana SCG beroperasi, yakni Bogor, Sukabumi, Jakarta, Tangerang Selatan, Lebak, Karawang, dan Bekasi.

Persyaratan dan pendaftaran beasiswa dapat diakses di link berikut: http://www.scg.com/id/sharingthedream/.Pelajar dengan disabilitas didorong untuk mendaftar beasiswa SCG Sharing the Dream.

Beasiswa SCG Sharing the Dream 2023 mengangkat tema “Greener Planet, Brighter Future” untuk mendorong para pelajar meraih mimpi sembari mewujudkan bumi yang lebih baik dan lestari.

Baca juga: Tingkatkan Fasilitas Pendidikan di Bantar Gebang, Mandiri Sekuritas Salurkan Donasi Rp 50 Juta

Beasiswa yang diberikan berupa dana pendidikan, perlengkapan sekolah, pelatihan dan pengembangan diri, serta dukungan & dana implementasi untuk tiga program ESG inisiasi penerima beasiswa terpilih.

Adapun dana pendidikan yang diberikan untuk setiap penerima terdiri dari Pelajar SMA sebesar Rp 2 juta per tahun; dan Mahasiswa S1 senilai Rp 8 juta per tahun.

Khusus kategori S1, mahasiswa terpilih akan menerima beasiswa hingga penerima lulus perkuliahan atau maksimum empat tahun.

Presiden Direktur PT SCG Indonesia Chakkapong Yingwattanathaworn mengatakan, SCG secara konsisten berupaya mendukung pemerintah Indonesia dalam mencapai pendidikan yang inklusif dan merata serta mendukung generasi muda dalam meraih mimpi dan mewujudkan bumi yang lestari.

Oleh karena itu, SCG kembali menyelenggarakan beasiswa Sharing the Dream 2023 untuk 410 pelajar Indonesia dengan berlandaskan prinsip SCG ESG 4 Plus dan sangat mendorong pelajar disabilitas untuk mendaftar beasiswa ini.

SCG ESG 4 Plus merupakan komitmen yang dikembangkan oleh SCG dari prinsip ESG dengan empat fokus, yaitu mengurangi emisi karbon (Set Net Zero), menciptakan produk dan industri hijau (Go Green), menekan kesenjangan (Reduce Inequality), dan merangkul kolaborasi dengan berbagai stakeholder (Embrace Collaboration).

Sementara Plus bermakna keadilan dan transparansi, baik di dalam maupun di luar perusahaan.

Matahari Sabyna Putri Andrianto, siswi berprestasi asal SMAN 1 Bogor, Peraih Medali Emas POSN Bidang Ekonomi dan Kimia tingkat Nasional, membagikan ceritanya sebagai penerima beasiswa SCG Sharing the Dream 2022,

Matahari megaku, setelah menjadi penerima beasiswa SCG Indonesia, terdapat banyak progres yang dia rasakan, yaitu semakin termotivasi untuk belajar lebih giat dan meraih prestasi gemilang guna memajukan bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Tentunya bukan hal mudah bagi saya untuk sampai pada titik dimana saya menjadi SCG scholarMenjadi suatu kehormatan dan hal yang membanggakan bisa menjadi salah satu keluarga besar penerima beasiswa SCG. Saya berharap SCG dapat terus menjadi motivasi dan inspirasi bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia," tutur Matahari.

Beasiswa SCG Sharing the Dream ini sejalan pula dengan gagasan “Merdeka Belajar” dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang mendorong pelajar untuk merdeka dalam berpikir dan mengoptimalkan potensi sesuai minat dan bakatnya.

Pasalnya, Indonesia berada pada peringkat ke-107 dari 189 negara pada Indeks Pembangunan Manusia tahun 2020 yang dirilis Bank Dunia.

Indeks tersebut salah satunya diukur dari pendidikan; yaitu rata-rata masa sekolah anak. Indonesia mencatatkan rata-rata masa sekolah sebesar 8,2 tahun, sedangkan ekspektasi masa sekolah anak yaitu 13,6 tahun.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
GHG Protocol: Emisi dari Sampah Pasca-Konsumsi Masuk Scope 3 Perusahaan
GHG Protocol: Emisi dari Sampah Pasca-Konsumsi Masuk Scope 3 Perusahaan
Swasta
Koalisi Soroti Kebijakan Perizinan Perikanan, Dinilai Masih Membebani Nelayan Kecil
Koalisi Soroti Kebijakan Perizinan Perikanan, Dinilai Masih Membebani Nelayan Kecil
LSM/Figur
Banjir Rob Ganggu 10 Persen Jalan di Semarang, Biaya dan Waktu Tempuh Perjalanan Naik
Banjir Rob Ganggu 10 Persen Jalan di Semarang, Biaya dan Waktu Tempuh Perjalanan Naik
LSM/Figur
KLH Dorong Pemda untuk Bereskan Setengah Sampah dari Rumah
KLH Dorong Pemda untuk Bereskan Setengah Sampah dari Rumah
Pemerintah
Pelaku Usaha: Perdagangan Karbon Tak Semudah Dibayangkan
Pelaku Usaha: Perdagangan Karbon Tak Semudah Dibayangkan
Swasta
Kisah Perempuan Raja Ampat: Memimpin Komunitas dan Melestarikan Sasi
Kisah Perempuan Raja Ampat: Memimpin Komunitas dan Melestarikan Sasi
LSM/Figur
LPDB Umumkan 15 Inkubator Terpilih Dampingi Koperasi Merah Putih 'Naik Kelas', Terbanyak di Jabar
LPDB Umumkan 15 Inkubator Terpilih Dampingi Koperasi Merah Putih 'Naik Kelas', Terbanyak di Jabar
Pemerintah
Akademisi: Optimasi Sistem Pengisian Kendaraan Listrik Diperlukan untuk Dukung Transisi Energi
Akademisi: Optimasi Sistem Pengisian Kendaraan Listrik Diperlukan untuk Dukung Transisi Energi
Pemerintah
328 KK di Sulawesi Utara Kantongi Izin Kelola Hutan Seluas 1.742 Hektar
328 KK di Sulawesi Utara Kantongi Izin Kelola Hutan Seluas 1.742 Hektar
Pemerintah
KLH Siapkan Pembentukan PRO untuk Perkuat Tanggung Jawab Produsen Kelola Sampah
KLH Siapkan Pembentukan PRO untuk Perkuat Tanggung Jawab Produsen Kelola Sampah
Pemerintah
BMKG Prediksi Hujan Lebat Bakal Landa Sejumlah Wilayah Jelang Musim Kemarau
BMKG Prediksi Hujan Lebat Bakal Landa Sejumlah Wilayah Jelang Musim Kemarau
Pemerintah
Investor Desak Industri Logistik Kurangi Emisi
Investor Desak Industri Logistik Kurangi Emisi
Swasta
PBB: Konflik Sebabkan Progres Pembangunan Global Terancam Mundur Drastis
PBB: Konflik Sebabkan Progres Pembangunan Global Terancam Mundur Drastis
Pemerintah
PSEL Bakal Dibangun di Kaltim, Kelola hingga 1.000 Ton Sampah per Hari
PSEL Bakal Dibangun di Kaltim, Kelola hingga 1.000 Ton Sampah per Hari
Pemerintah
Java Fresh Perluas Ekspor ke China, Perkuat Riset untuk Perpanjang Masa Simpan Buah
Java Fresh Perluas Ekspor ke China, Perkuat Riset untuk Perpanjang Masa Simpan Buah
Swasta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau