Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sandi: Masa Depan Ekonomi Indonesia Ada di Tangan Generasi Muda

Kompas.com, 30 Juli 2023, 17:00 WIB
Hadi Maulana,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

BATAM, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) atau Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, generasi muda Indonesia memegang tongkat estafet kepemimpinan masa depan sehingga mampu berperan sebagai katalisator keberlangsungan ekonomi bangsa.

Generasi muda ini perlu didukung dan diberikan pendampingan yang tepat sasaran dan tepat manfaat,” kata Sandi saat memberikan seminar di Auditorium Kampus Institut Teknologi Batam (ITEBA), Sabtu (29/7/2023).

Hal itu, sebut Sandi, agar potensi yang ada dapat dimaksimalkan dengan baik sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Baca juga: Bidik 4,4 Juta Lapangan Kerja, Sandi Beri Motivasi Pelaku Ekraf Batam

Untuk itu, generasi muda Indonesia perlu diinkubasi dengan penuh kolaborasi. Salah satunya melalui program inkubasi Kemenparekraf atau Baparekraf yang bertujuan mempersiapkan dan mendukung para pengusaha pemula mengembangkan bisnisnya agar semakin maju sehingga tercipta wirausaha yang tangguh dan berdaya saing tinggi.

“Saya melihat bagaimana menjaga kewirausahaan karena enterpreneurship is mindset, enterpreneurship is not profession. Jadi seorang enterpreneur itu adalah jiwanya, mindset-nya. Yaitu mindset pantang menyerah,” papar Sandi.

Sebab, tidak banyak pengusaha pemula yang bermental baja, yang tahan akan kegagalan. Banyak dari mereka jika menghadapi satu kali kegagalan akan menyerah.

Baca juga: Melalui PMK3I, Sandi Uno Dorong Batam Tetapkan Produk Ekraf Unggulan

Sikap pantang menyerah ini harus benar-benar ditanamkan dalam pola pikir pengusaha pemula.

Karena menurut Sandi, kesuksesan itu diawali dengan kegagalan, dan kegagalan adalah anak tangga menuju kesuksesan.

The real winner adalah yang mampu bangkit setelah jatuh. Kita harus berani mengambil kegagalan and that's your mindset. Jadi enterpreneur harus berani mengambil risiko. Jangan pernah ada di zona aman dan zona nyaman,” punngkas Sandi.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau