Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Gebyar BCA Merah Putih" CFD Jakarta Serukan Semangat Nasionalisme, Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan

Kompas.com, 30 Agustus 2023, 08:00 WIB
Add on Google
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Masih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-78, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyelenggarakan kegiatan Gebyar BCA Merah Putih pada car free day (CFD) di di Area Menara BCA, Thamrin, Jakarta, 27 Agustus 2023.

Kegiatan diikuti lebih dari 1.000 peserta terdiri dari jajaran Direksi dan Komisaris BCA, karyawan BCA (Insan BCA), hingga masyarakat umum.

Kegiatan Gebyar BCA Merah Putih ini merupakan inisiatif yang diusung oleh Bakti BCA dengan tujuan memupuk rasa cinta tanah air serta hidup sehat bagi insan BCA dan seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga turut menyerukan kepedulian terhadap lingkungan, di mana Bakti BCA turut berkolaborasi dengan Plasticpay yang merupakan penyedia platform digital pengumpulan sampah plastik untuk kemudian didaur ulang menjadi eco-friendly fiber.

“Kami segenap insan BCA dan segenap masyarakat berkumpul pada pagi ini untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-78 lewat kegiatan Gebyar BCA Merah Putih," ujar Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono.

"Kami harap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, utamanya meningkatkan rasa nasionalisme seluruh insan BCA dan masyarakat luas," lanjut Armand W. Hartono.

"Tidak hanya itu, lewat acara ini saya juga mengajak para peserta untuk hidup sehat lewat senam bersama sekaligus juga peduli lingkungan dengan ikut gerakan memilah dan mengolah sampah plastik,” jelasnya.

Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono (tengah) melakukan swafoto bersama peserta Gebyar BCA Merah Putih. DOK. BCA Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono (tengah) melakukan swafoto bersama peserta Gebyar BCA Merah Putih.

Gelaran diisi berbagai acara, mulai dari dance flashmob oleh tim Halo BCA, senam sehat bersama, hingga penampilan seni keroncong dari siswa-siswi SMAN 3 Serang yang merupakan sekolah binaan Bakti BCA.

Tak hanya itu, Gebyar BCA Merah Putih juga menghadirkan sejumlah bintang tamu seperti public figure Maria Vania, aktor Dion Wiyoko, Puteri Indonesia Pariwisata 2023 Lulu Zaharani, hingga penyanyi Marion Jola untuk menghibur seluruh pengunjung yang datang.

Adapun jajaran Komisaris dan Direksi BCA yang menghadiri kegiatan ini yakni Komisaris Independen Raden Pardede, Komisaris Independen Cyrillus Harinowo, Wakil Presiden Direktur Armand W. Hartono, Wakil Presiden Direktur Hendra Lembong, Direktur Subur Tan, Direktur Rudy Susanto, Direktur Lianawaty Suwono, Direktur John Kosasih, Direktur Haryanto Budiman, dan Direktur Antonius Widodo Mulyono.

Jajaran Komisaris dan Direksi BCA berfoto bersama dengan bintang tamu kegiatan Gebyar BCA Merah Putih di CFD Jakarta (28/8/2023).DOK. BCA Jajaran Komisaris dan Direksi BCA berfoto bersama dengan bintang tamu kegiatan Gebyar BCA Merah Putih di CFD Jakarta (28/8/2023).

Pada tahun sebelumnya BCA telah melaksanakan kegiatan serupa dengan mengusung nama Gelora Indonesia (Gerak Lagu dan Olahraga untuk Indonesia) di area CFD Bundaran HI.

“Kali ini merupakan tahun kedua kami menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Kami berharap Gebyar BCA Merah Putih dapat terus memacu semangat nasionalisme para insan BCA dan juga masyarakat umum yang turut berpartisipasi," jelas EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn.

Baca juga: Luhut Sebut Sampah Jadi Salah Satu Pemicu Polusi Udara

"Ke depan, BCA senantiasa berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi Tanah Air di segala aspek, termasuk semangat kebangsaan, kesehatan masyarakat, hingga pelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Kemenhut Optimalkan Operasi Pemadaman Karhutla di 4 Provinsi Sumatera
Kemenhut Optimalkan Operasi Pemadaman Karhutla di 4 Provinsi Sumatera
Pemerintah
Produsen Mobil Terkemuka Sembunyikan Data Emisi Hingga 33 Persen
Produsen Mobil Terkemuka Sembunyikan Data Emisi Hingga 33 Persen
Pemerintah
Krisis Iklim Bikin Ibukota Malaysia dan Kota Satelitnya Kerap Dilanda Banjir
Krisis Iklim Bikin Ibukota Malaysia dan Kota Satelitnya Kerap Dilanda Banjir
Pemerintah
TransitionZero Luncurkan Platform Pemodelan Sistem Energi untuk Asia Tenggara
TransitionZero Luncurkan Platform Pemodelan Sistem Energi untuk Asia Tenggara
Swasta
Akal-Akalan Perusahaan Hadapi Aturan Emisi, Pindahkan Pabrik Polutif ke Tempat Lain
Akal-Akalan Perusahaan Hadapi Aturan Emisi, Pindahkan Pabrik Polutif ke Tempat Lain
Pemerintah
Air Bersih Langka, Kelaparan dan Krisis Pangan Dunia Mengintai
Air Bersih Langka, Kelaparan dan Krisis Pangan Dunia Mengintai
Pemerintah
Pendanaan Minim, RI Masih Butuh Rp163 Triliun untuk Jaga Biodiversitas
Pendanaan Minim, RI Masih Butuh Rp163 Triliun untuk Jaga Biodiversitas
Pemerintah
Dorong Pembangunan Berkelanjutan, IKA Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau
Dorong Pembangunan Berkelanjutan, IKA Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau
LSM/Figur
Filter Rokok Turut Merusak Lingkungan lewat Limbah, Polusi, dan Emisi
Filter Rokok Turut Merusak Lingkungan lewat Limbah, Polusi, dan Emisi
LSM/Figur
Gelombang Panas Picu Harga Jual Listrik di Eropa Jadi Negatif
Gelombang Panas Picu Harga Jual Listrik di Eropa Jadi Negatif
Pemerintah
Kehadiran DSI Disebut Bisa Permudah Implementasi EUDR untuk Produk Sawit
Kehadiran DSI Disebut Bisa Permudah Implementasi EUDR untuk Produk Sawit
LSM/Figur
Dari Literasi ke Aksi, Komunitas Buibu Baca Buku Gerakkan Kepedulian Iklim di 16 Provinsi
Dari Literasi ke Aksi, Komunitas Buibu Baca Buku Gerakkan Kepedulian Iklim di 16 Provinsi
LSM/Figur
Pemerintah akan Wajibkan Masyarakat Kembalikan Air Tanah ke Bumi
Pemerintah akan Wajibkan Masyarakat Kembalikan Air Tanah ke Bumi
Pemerintah
Bappenas Proyeksikan Kerugian Ekonomi akibat Krisis Iklim Capai Rp 2.005 Triliun
Bappenas Proyeksikan Kerugian Ekonomi akibat Krisis Iklim Capai Rp 2.005 Triliun
Pemerintah
PBB Minta Dunia Bersiap Hadapi Ancaman El Niño
PBB Minta Dunia Bersiap Hadapi Ancaman El Niño
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau