Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rektor UNJ dan Direktur JOP PT Pegadaian Resmikan CSR "TGCL UNJ"

Kompas.com, 20 September 2023, 17:37 WIB
Add on Google
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan PT Pegadaian meresmikan "The Gade Creative Lounge (TGCL) UNJ" yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pegadaian kepada UNJ.

TGCL UNJ yang diresmikan pada Rabu (20/9/2023) ini merupakan ruang bagi sivitas akademika UNJ meningkatkan kreativitas dan inovasi. Ruangan menempati lantai 4 Perpustakaan UNJ dan terdiri dari; ruangan utama, diskusi, meeting, dan ruangan podcast.

Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan (JOP) PT Pegadaian, Eka Pebriansyah berharap TGCL dapat menambah tingkat kunjungan, baik mahasiswa, dosen, dan para akademisi untuk datang ke perpustakaan.

Menurutnya, penempatan TGCL di perpustakaan merupakan lokasi yang strategis.

"TGCL ini kami bangun memang salah satunya kami ingin meningkatkan kembali salah satu kunjungan aktivitas mahasiswa di sini ke perpustakaan, contohnya. Karena memang ini TGCL yang ke-14 dan di beberapa kampus memang diletakkan di perpustakaan," tutur Eka.

Ia juga berharap TGCL UNJ ini menjadi sebuah tempat untuk berkumpul dan berdiskusi yang nantinya banyak melahirkan ide-ide kreatif.

Tak lupa, Eka pun menyampaikan terima kasih kepada UNJ karena telah menjalin kerja sama yang baik dengan PT Pegadaian dalam pengadaan TGCL ini.

"Untuk itu, saya sangat terima kasih sekali dan nanti mudah-mudahan adanya TGCL ini dapat terjalin sinergi yang baik dalam berbagai hal," jelasnya.

Mendukung layanan pendidikan UNJ

Dalam sambutannya, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan PT Pegadaian dalam pengadaan TGCL.

Menurutnya, selain melengkapi kantin mahasiswa yang belum lama diresmikan, TGCL ini juga akan mendukung layanan UNJ untuk menjadi universitas bereputasi di Asia.

Baca juga: Lewat Kampus Merdeka, Indonesia Tingkatkan Kualitas Pendidikan

"Juga tentunya akan mendukung layanan UNJ untuk membuka kelas internasional yang selanjutnya untuk meraih visi dan misi UNJ menjadi universitas yang bereputasi di Asia dan menjadi World Class University," ucap Prof. Komarudin.

"Jadi sekali lagi atas nama pimpinan UNJ kami menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada PT Pegadaian," imbuhnya.

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan PT Pegadaian meresmikan The Gade Creative Lounge (TGCL) UNJ yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pegadaian kepada UNJ.DOK. UNJ Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan PT Pegadaian meresmikan The Gade Creative Lounge (TGCL) UNJ yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pegadaian kepada UNJ.

Prof. Komarudin menilai, nama TGCL ini sangat tepat disematkan pada lounge yang bertempat di Perpustakaan UNJ. Ia mengatakan, nama TGCL ini bukan suatu hal yang mendadak dibuat.

Kata "Gade", lanjut Prof. Komarudin, memiliki arti bagian dari jalan desa menuju ke kota.

"Ini sejalan dengan fungsi perpustakaan yang melayani dan menyediakan akses jalan dari tempat yang terbatas secara fisik (semisal desa atau kampus) menuju tempat yang jauh dan lebih luas tidak terbatas melalui sarana yang tersedia di perpustakaan," tutur Prof. Komarudin.

Menurut Prof. Komarudin, pengadaan TGCL UNJ ini membuktikan, tagline iklan "Mengatasi Masalah Tanpa Masalah’ telah dibuktikan nyata oleh PT Pegadaian.

Lebih lanjut, Prof. Komarudin pun berpesan kepada Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Perpustakaan serta seluruh sivitas UNJ untuk menjaga dan merawat TGCL ini. Prof. Komarudin berharap fasilitas ini dapat tetap tampil prima dan menawan.

"Pesan kepada UPT Perpustakaan khususnya dan kepada sivitas UNJ pada umumnya untuk menjaga dan merawat TGCL ini. Agar tetap tampil prima dan menawan, prima dalam tampilan fisik dan juga prima dalam layanan kepada customer," pungkasnya.

Sementara itu, Totok Bintoro selaku Wakil Rektor UNJ Bidang Kerja Sama dan Perencanaan mengatakan, TGCL ini merupakan bentuk nyata kerja sama antara UNJ dengan PT Pegadaian.

"Semoga kerja sama ini terus berlanjut pada bentuk yang lain, dan saya berharap sivitas akademika UNJ dapat memaksimalkan TGCL ini untuk kepentingan akademik dan menjaga serta merawatnya dengan baik," ungkap Totok Bintoro.

Baca juga: Money Matter, Gita Wirjawan: Pendidikan Vital bagi Perkembangan Ekonomi

Acara turut dihadiri Kepala Divisi OHC PT Pegadaian Muhamad Andi Ibrahim, Kepala Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Rully Yusuf, dan Deputy Operasional Kantor Wilayah VIII Indra Firmansyah.

Dari pihak UNJ, turut hadir Ketua dan Sekretaris Senat UNJ, para Wakil Rektor UNJ, para Kepala Lembaga, Dekan, dan Direktur Pascasarjana, Kepala Badan Pengelola Usaha (BPU), serta para kepala Kantor dan Kepala UPT UNJ.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
BMKG Sebut Hujan Bakal Melanda hingga 20 April, Ini Wilayah yang Harus Waspada
BMKG Sebut Hujan Bakal Melanda hingga 20 April, Ini Wilayah yang Harus Waspada
Pemerintah
Waste4Change: Produksi Sampah Nasional Per Hari Setara 12 Candi Borobudur
Waste4Change: Produksi Sampah Nasional Per Hari Setara 12 Candi Borobudur
LSM/Figur
Pangkas Emisi, Perusahaan Logistik Global Beralih ke Avtur Ramah Lingkungan
Pangkas Emisi, Perusahaan Logistik Global Beralih ke Avtur Ramah Lingkungan
Swasta
Gas Metana di Atmosfer Melonjak Dalam 4 Tahun, Tertinggi pada 2021
Gas Metana di Atmosfer Melonjak Dalam 4 Tahun, Tertinggi pada 2021
LSM/Figur
Minim Aksi Iklim, Pendapatan Rata-Rata Masyarakat Dunia Diprediksi Turun 15 Persen
Minim Aksi Iklim, Pendapatan Rata-Rata Masyarakat Dunia Diprediksi Turun 15 Persen
Pemerintah
ISO Perbarui Standar Utama Manajemen Lingkungan
ISO Perbarui Standar Utama Manajemen Lingkungan
Swasta
Dosen Unej Teliti Tanaman Zaman Prasejarah di Geopark Ijen
Dosen Unej Teliti Tanaman Zaman Prasejarah di Geopark Ijen
LSM/Figur
Krisis Selat Hormuz, FAO Ingatkan Bahaya Inflasi Pangan Global
Krisis Selat Hormuz, FAO Ingatkan Bahaya Inflasi Pangan Global
Pemerintah
KKP Tak Tenggelamkan Kapal Asing Ilegal Seperti Era Susi Pudjiastuti, tapi Diberikan ke Nelayan
KKP Tak Tenggelamkan Kapal Asing Ilegal Seperti Era Susi Pudjiastuti, tapi Diberikan ke Nelayan
Pemerintah
Pakar IPB Beberkan Cara Berantas Lonjakan Populasi Ikan Sapu-sapu
Pakar IPB Beberkan Cara Berantas Lonjakan Populasi Ikan Sapu-sapu
Pemerintah
Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah di Kalangan Remaja Rendah, Ngantuk Saat Jam Pelajaran
Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah di Kalangan Remaja Rendah, Ngantuk Saat Jam Pelajaran
LSM/Figur
Kemenhut Terbitkan Aturan Baru Perdagangan Karbon, Disebut Lebih Jelas dan Terarah
Kemenhut Terbitkan Aturan Baru Perdagangan Karbon, Disebut Lebih Jelas dan Terarah
Pemerintah
Remaja Paham Stunting tapi Lebih Suka Seblak ketimbang Sayur-Buah
Remaja Paham Stunting tapi Lebih Suka Seblak ketimbang Sayur-Buah
LSM/Figur
Pencabutan IUP Harus Disertai Penegakan Hukum dan Pemulihan Lingkungan
Pencabutan IUP Harus Disertai Penegakan Hukum dan Pemulihan Lingkungan
LSM/Figur
Sandiaga Uno: Indonesia Punya Prospek Cerah di Ekonomi Hijau
Sandiaga Uno: Indonesia Punya Prospek Cerah di Ekonomi Hijau
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau