Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pertagas Tanam Mangrove di Pesisir Indramayu

Kompas.com, 29 Juli 2025, 18:59 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina Gas (Pertagas) melakukan penanaman 300 mangrove sekaligus bersih-bersih Pantai Rembat di Desa Juntinyuat, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Kamis (17/7/2025).

Dalam kegiatan ini, Pertagas menggandeng 275 siswa SMAN 1 Juntinyuat, Indramayu dan Kelompok Tani Hutan Mangrove Junti Indah Lestari

Selain itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Wiralodra juga ikut ambil peran aktif dalam aksi lingkungan ini.

Baca juga: Taman Karbon Akan Dibuka di London untuk Ingatkan soal Krisis Iklim

Corporate Secretary PT Pertamina Gas, Sulthani Adil Mangatur mengatakan, mangrove atau hutan bakau memiliki fungsi istimewa yaitu sebagai penyerap emisi karbon yang lebih efektif dibandingkan dengan hutan hujan atau lahan gambut.

“Pertagas secara berkelanjutan terus menjalankan program TJSL untuk mendukungpengurangan emisi karbon yang menjadi komitmen kita bersama kepada internasional. Terlebih, Pemerintah telah menaikkan target pengurangan emisi menjadi 31,89 persen pada 2030,” ujar Sulthani dalam keterangan resmi, Selasa (29/7/2025).

Konservasi Hutan Adat

Selain mangrove, Pertagas juga telah menanam 1.000 pohon dalam mendukung konservasi hutan adat Kesumbo Ampai di Bengkalis, Riau.

Hutan adat merupakan kawasan yang dilindungi sehingga kelesatariannya harus dijaga.

Sulthani mengatakan, Subholding Gas Pertamina berkomitmen mendukung pengurangan emisi yang dijalankan melalui program penghijauan bumi.

Program TJSL ini memberikan efek ganda, selain mengurangi emisi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Ia menambahkan, Pertagas juga mendukung target pengurangan emisi karbon Pertamina Holding yang menargetkan pengurangan emisi hingga 1,6 juta metrik ton karbon dioksida(CO2) di tahun 2025. Angka tersebut naik dari target 2024 sebesar 1,09 juta metrik ton CO2.

Baca juga: Perkotaan di Pulau Jawa Jadi Penyumbang Emisi Karbon Individu Tertinggi

Dukungan Pertagas diwujudkan melalui berbagai penghijauan bumi baik dengan penanamanmangrove atau hutan bakau, konservasi hutan adat, penghijauan area gundul, penanamanpohon di perkotaan hingga rehabilitasi terumbu karang dan konservasi flora dan fauna.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau