Bahan kimia ini diketahui menyebabkan dampak serius pada kesehatan manusia dan lingkungan, termasuk kehidupan laut.
Bahan kimia tersebut dapat menyebabkan berbagai gangguan, seperti cacat lahir, kanker, dampak negatif pada sistem saraf dan kekebalan tubuh, serta mengganggu fungsi ginjal.
Para peneliti pun menekankan pentingnya temuan ini untuk mengembangkan rekomendasi kebijakan berbasis sains mengenai dampak kesehatan dan lingkungan dari mikroplastik dan bahan tambahan kimia yang terkait dari masker sekali pakai.
Mereka juga menyoroti adanya kesenjangan yang signifikan dalam pemahaman mengenai regulasi dan pengelolaan plastik.
Studi akhirnya menggarisbawahi perlunya kebijakan terpadu yang dibuat oleh peneliti, produsen Alat Pelindung Diri, pengelola limbah, pemerintah, pembuat kebijakan, dan masyarakat.
Baca juga: Diet Plastik Lewat Toko Curah
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya