Penulis
Meski begitu, beberapa ilmuwan menilai hiu masih memiliki kemampuan bertahan.
Nick Whitney, ilmuwan senior di Anderson Cabot Center for Ocean Life, New England Aquarium dan tidak terlibat dalam penelitian tersebut, mengatakan, penelitian ini dilakukan dengan metode yang baik.
Whitney menjelaskan bahwa gigi hiu tumbuh di dalam jaringan mulut. Kondisi ini memberi perlindungan sementara dari perubahan kimia laut. Tidak hanya itu, sejarah juga menunjukkan bahwa hiu adalah penyintas sejati.
"Mereka telah ada selama 400 juta tahun dan mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan lingkungan," kata Whitney.
Namun, ia tetap menilai pengasaman laut sebagai ancaman yang perlu diperhatikan, meskipun ancaman terbesar tetap penangkapan berlebihan.
Untuk Baum, pengasaman laut tidak bisa diabaikan. Dalam beberapa tahun ke depan, sebagian spesies hiu bisa mendekati kepunahan. Perubahan kimia laut bisa menjadi salah satu faktor penyebabnya.
"Kesuksesan evolusi hiu bergantung pada gigi mereka yang berkembang sempurna," kata Baum.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya