Di sisi lain, salinisasi juga telah merusak lebih dari 100 juta hektar lahan pertanian. Salinisasi merupakan proses ketika tanah menjadi terlalu asin sehingga tanaman tidak bisa tumbuh.
Perubahan iklim memperburuk masalah air karena mendorong hilangnya lebih dari 30 persen massa gletser dunia sejak tahun 1970, dan air lelehan musiman yang diandalkan oleh ratusan juta orang.
Dalam laporannya, peneliti pun menulis bahwa pendekatan saat ini untuk menyelesaikan air sudah tidak sesuai lagi, dan prioritasnya bukanlah mengembalikan pasokan air ke keadaan normal, melainkan membuat agenda air global baru yang dirancang untuk meminimalkan kerusakan.
Namun, Jonathan Paul, profesor geosains di Royal Holloway, Universitas London menambahkan laporan baru PBB ini tidak membahas satu faktor utama di balik krisis tersebut.
"Masalah besar yang kasat mata tapi diabaikan adalah peran pertumbuhan populasi yang masif dan tidak merata dalam mendorong kebangkrutan air," kata dia.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya