Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

OpenAI Siapkan Rencana Stargate agar Pusat Data AI Tak Bebani Warga

Kompas.com, 21 Januari 2026, 13:32 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

Sumber Reuters

KOMPAS.com - OpenAI mengumumkan rencana untuk menjaga biaya energi data center (pusat data) tetap stabil, tanpa membebani masyarakat sekitar, Selasa (20/1/2026). Rencana tersebut diberi nama Stargate Community.

Melalui kebijakan ini, OpenAI ingin memastikan bahwa pembangunan pusat data AI (Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan) tidak menyebabkan lonjakan harga listrik di wilayah setempat, dilansir dari Reuters, Rabu (21/1/2026). 

Baca juga:

Adapun Stargate merupakan inisiatif senilai 500 miliar dolar Amerika Serikat (AS, sekitar Rp 8.482 triliun), yang akan berjalan selama beberapa tahun. Stargate difokuskan pada pembangunan pusat data untuk pelatihan dan operasional kecerdasan buatan.

Proyek ambisius tersebut mendapat dukungan dari sejumlah investor besar, salah satunya adalah Oracle.

Inisiatif Stargate juga sempat mendapat dukungan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump saat pertama kali diumumkan pada Januari 2025.

Baca juga:

Rencana OpenAI agar pusat data tak membebani masyarakat

Energi jadi tantangan utama industri AI

OpenAI mengungkap Stargate Community plan untuk menjaga biaya energi pusat data agar tidak membebani masyarakat lokal.Freepik/rawpixel OpenAI mengungkap Stargate Community plan untuk menjaga biaya energi pusat data agar tidak membebani masyarakat lokal.

Pertumbuhan teknologi AI membuat kebutuhan energi meningkat cepat. Akses listrik saat ini menjadi salah satu hambatan utama bagi ekspansi pusat data. Semakin besar model AI, semakin besar pula daya listrik yang dibutuhkan.

Kondisi ini mendorong banyak perusahaan teknologi mulai berinvestasi langsung pada infrastruktur energi. Tujuannya agar pusat data tetap bisa beroperasi tanpa mengganggu pasokan listrik masyarakat.

Dalam pengumumannya, OpenAI menyebut bahwa setiap lokasi Stargate akan memiliki rencana komunitas yang berbeda. Rencana ini disesuaikan dengan kebutuhan wilayah setempat.

Tidak hanya itu, setiap kebijakan disebut akan dibuat berdasarkan masukan warga dan perhatian lokal. 

"Tergantung pada lokasi, hal ini dapat bervariasi mulai dari menyediakan pasokan listrik dan penyimpanan baru yang sepenuhnya dibiayai oleh proyek, hingga menambahkan dan membiayai sumber daya pembangkitan dan transmisi energi baru," tulis pernyataan dari OpenAI.

Baca juga:

Sejalan dengan langkah Microsoft

Pengumuman OpenAI muncul tak lama setelah langkah senada dilakukan oleh Microsoft.

Pekan lalu, Microsoft mengungkap inisiatif untuk mengurangi penggunaan air di pusat data Amerika Serikat.

Inisiatif tersebut bertajuk Community-First AI Infrastructure, atau Infrastruktur Kecerdasan Buatan yang Mengutamakan Komunitas, dilaporkan oleh Kompas.com, Rabu (14/1/2026).

Perusahaan tersebut berupaya meminimalisasi dampak lonjakan harga listrik di wilayah sekitar pusat datanya. 

Microsoft juga menyatakan akan membayar tarif listrik yang mencukupi untuk menutup seluruh biaya energi.

Rencana baru ini mengikat perusahaan untuk melakukan tindakan nyata yang berdampak positif bagi masyarakat di sekitar pengoperasian pusat data.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Pramono: Pilah Sampah di Jakarta Capai 23 Persen, 8.615 Fasilitas Pengelolaan Disiapkan
Pramono: Pilah Sampah di Jakarta Capai 23 Persen, 8.615 Fasilitas Pengelolaan Disiapkan
Pemerintah
Indonesia Dinilai Terlambat Terapkan EPR, Produsen Bakal Wajib Biayai Pengelolaan Sampah
Indonesia Dinilai Terlambat Terapkan EPR, Produsen Bakal Wajib Biayai Pengelolaan Sampah
Pemerintah
Peran Teknologi Informatika: Bantu Olah Data Biodiversitas jadi Panduan Kebijakan
Peran Teknologi Informatika: Bantu Olah Data Biodiversitas jadi Panduan Kebijakan
Pemerintah
Geomembrane Tutup Gunungan Sampah Bantargebang Dinilai Bukan Solusi Akhir
Geomembrane Tutup Gunungan Sampah Bantargebang Dinilai Bukan Solusi Akhir
LSM/Figur
Edukasi di Kebun Binatang Perkuat Hubungan Masyarakat dengan Alam
Edukasi di Kebun Binatang Perkuat Hubungan Masyarakat dengan Alam
Pemerintah
Studi Ungkap Emisi Metana dari TPA Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan
Studi Ungkap Emisi Metana dari TPA Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan
Pemerintah
Ahli Ingatkan Ancaman Kerusakan Total 'Great Barrier Reef' Akibat El Nino
Ahli Ingatkan Ancaman Kerusakan Total "Great Barrier Reef" Akibat El Nino
Pemerintah
Dari Ibu Hamil hingga Remaja, Program PASTI Bangun Ekosistem Pencegahan Stunting di Kubu Raya
Dari Ibu Hamil hingga Remaja, Program PASTI Bangun Ekosistem Pencegahan Stunting di Kubu Raya
Swasta
PLTS Atap Dinilai Bisa Perkuat Keandalan Listrik, Kebijakan Kuota Diminta Direvisi
PLTS Atap Dinilai Bisa Perkuat Keandalan Listrik, Kebijakan Kuota Diminta Direvisi
LSM/Figur
Area Berisiko Banjir di Kota Semarang Diproyeksikan Bertambah 2.162 Hektare pada 2039
Area Berisiko Banjir di Kota Semarang Diproyeksikan Bertambah 2.162 Hektare pada 2039
LSM/Figur
ITS Kembangkan Teknologi PLTS Terintegrasi, Efisiensi Daya Bisa Naik 750 Persen
ITS Kembangkan Teknologi PLTS Terintegrasi, Efisiensi Daya Bisa Naik 750 Persen
LSM/Figur
Kupu-Kupu Berpindah Habitat, Ahli Ingatkan Ancaman Krisis Ekosistem
Kupu-Kupu Berpindah Habitat, Ahli Ingatkan Ancaman Krisis Ekosistem
LSM/Figur
Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir
Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir
LSM/Figur
Antisipasi Ancaman Mikroplastik, Pelaku Bisnis Didesak Segera Bertindak
Antisipasi Ancaman Mikroplastik, Pelaku Bisnis Didesak Segera Bertindak
Pemerintah
ICEL: Pengawasan Tambang Rentan Lumpuh Tanpa Transparansi Dokumen Lingkungan
ICEL: Pengawasan Tambang Rentan Lumpuh Tanpa Transparansi Dokumen Lingkungan
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau