Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

United Tractors Serahkan Ekskavator untuk Pelatihan Vokasi di Maluku Utara

Kompas.com, 21 Januari 2026, 09:30 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

KOMPAS.com - PT United Tractors Tbk (UT) menghibahkan satu unit Ekskavator Komatsu PC210-10M0 kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Selasa (20/1/2026).

Pada saat yang sama, distributor alat berat ini juga menyerahkan satu unit Electric Simulator ke Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate.

Baca juga:

Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran vokasi dan meningkatkan kompetensi peserta pelatihan agar lebih siap masuk ke dunia kerja.

"Hari ini, UT secara resmi menyerahkan hibah satu unit Ekskavator Komatsu PC210-10M0 dan satu unit Simulator Electric kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara," kata Direktur United Tractors, Ari Sutrisno lewat keterangan resmi, dilansir Rabu (21/1/2026).

"Kami ingin peserta pelatihan di BPVP dapat belajar menggunakan alat yang sama dengan yang nantinya akan mereka temui di dunia kerja," tambah dia. 

Ari juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara atas dukungan yang diberikan sehingga kolaborasi ini dapat terwujud dengan baik.

United Tractors serahkan ekskavator ke Pemprov Maluku Utara

Pendidikan harus diisi pelatihan langsung dengan alat kerja berstandar industri

Proses penyerahan unit ekskavator Komatsu PC2010-10M0 dari Direktur UT, Ari Sutrisno (kanan, tengah) kepada Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda (kiri, tengah), Selasa (20/1/2026).Dok. United Tractors Proses penyerahan unit ekskavator Komatsu PC2010-10M0 dari Direktur UT, Ari Sutrisno (kanan, tengah) kepada Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda (kiri, tengah), Selasa (20/1/2026).

Menurut United Tractors, pendidikan vokasi tidak cukup hanya mengandalkan teori. Peserta perlu berlatih langsung menggunakan alat kerja berstandar industri agar siap menghadapi tuntutan lapangan.

Ekskavator Komatsu PC210-10M0 yang dihibahkan merupakan hydraulic excavator generasi terbaru di kelas 20 ton. Alat berat ini banyak digunakan di sektor konstruksi, pertambangan, dan infrastruktur.

Dengan kehadiran unit ini, peserta pelatihan di BPVP Ternate dapat mempelajari pengoperasian alat berat secara langsung. Mereka juga dapat memahami standar keselamatan kerja dan prosedur industri sejak dini.

Sementara itu, Electric Simulator yang diberikan berfungsi sebagai media pembelajaran sistem kelistrikan. Simulator ini membantu peserta memahami prinsip kerja sistem secara menyeluruh.

Electric Simulator juga dapat digunakan sebagai sarana latihan troubleshooting. Dengan demikian, peserta tidak hanya mampu mengoperasikan alat, tapi juga memahami analisis gangguan secara teknis.

Baca juga:

Maluku Utara butuh SDM berdaya saing

Provinsi Maluku Utara dinilai memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Wilayah ini juga menyimpan peluang pembangunan yang terus berkembang.

Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan memiliki standar industri. Tanpa kesiapan tenaga kerja lokal, peluang tersebut sulit dimanfaatkan secara optimal.

Melalui hibah ini, United Tractors berharap dapat berkontribusi dalam mendorong kesiapan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan siap terjun ke dunia kerja. 

Sebagai informasi, United Tractors merupakan distributor alat berat yang telah berdiri sejak tahun 1972, serta telah berkembang dengan lima pilar bisnis yaitu Mesin Konstruksi, Kontraktor Penambangan, Pertambangan, Industri Konstruksi dan Energi. 

Baca juga:

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
United Tractors Serahkan Ekskavator untuk Pelatihan Vokasi di Maluku Utara
United Tractors Serahkan Ekskavator untuk Pelatihan Vokasi di Maluku Utara
Swasta
Prabowo Cabut 28 Izin Perusahaan Imbas Banjir Sumatera, Ini Daftarnya
Prabowo Cabut 28 Izin Perusahaan Imbas Banjir Sumatera, Ini Daftarnya
Pemerintah
Elang Jawa Terancam Punah, Pakar Ungkap Risiko Rusaknya Ekosistem
Elang Jawa Terancam Punah, Pakar Ungkap Risiko Rusaknya Ekosistem
LSM/Figur
Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Terkait Pemanfaatan Hutan
Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Terkait Pemanfaatan Hutan
Pemerintah
Australia Tunda Penutupan Pembangkit Listrik Batu Bara Terbesar hingga 2029
Australia Tunda Penutupan Pembangkit Listrik Batu Bara Terbesar hingga 2029
Pemerintah
Kisah Zaiwan, Kepala Desa yang Lindungi Hutan hingga Berhasil Ekspor Madu
Kisah Zaiwan, Kepala Desa yang Lindungi Hutan hingga Berhasil Ekspor Madu
BUMN
Bakal Selundupkan Satwa Langka ke Thailand, Pemuda di Sumut Terancam 15 Tahun Penjara
Bakal Selundupkan Satwa Langka ke Thailand, Pemuda di Sumut Terancam 15 Tahun Penjara
Pemerintah
Musim Kawin Penguin di Antartika Maju dari Biasanya, Dampak Krisis Iklim?
Musim Kawin Penguin di Antartika Maju dari Biasanya, Dampak Krisis Iklim?
LSM/Figur
Perusahaan Tambang Nikel Ini Rehabilitasi 743 Hektare Hutan di Konawe
Perusahaan Tambang Nikel Ini Rehabilitasi 743 Hektare Hutan di Konawe
Swasta
Daftar Lokasi Olimpiade Musim Dingin Bisa Berkurang akibat Perubahan Iklim
Daftar Lokasi Olimpiade Musim Dingin Bisa Berkurang akibat Perubahan Iklim
Pemerintah
Krisis Iklim Bisa Pangkas Pendapatan Industri Olahraga
Krisis Iklim Bisa Pangkas Pendapatan Industri Olahraga
LSM/Figur
PBB Ingatkan 318 Juta Orang Kelaparan, Ancaman untuk Stabilitas Ekonomi Dunia
PBB Ingatkan 318 Juta Orang Kelaparan, Ancaman untuk Stabilitas Ekonomi Dunia
Pemerintah
Bumi Pernah Alami Panas Ekstrem 56 Juta Tahun Lalu, Picu Kebakaran dan Erosi
Bumi Pernah Alami Panas Ekstrem 56 Juta Tahun Lalu, Picu Kebakaran dan Erosi
LSM/Figur
Celios: WEF Jadi Momentum Strategis Tarik Investasi Hijau ke RI
Celios: WEF Jadi Momentum Strategis Tarik Investasi Hijau ke RI
LSM/Figur
Banjir Rob Jakarta Bisa Makin Parah akibat Perubahan Iklim
Banjir Rob Jakarta Bisa Makin Parah akibat Perubahan Iklim
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau