Sebelumnya, kedatangan burung-burung dari Rusia dan China dideteksi di Kabupaten Tulungagung.
BKSDA Wilayah I Kediri bersama Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Himalaya UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menggelar acara Tulungagung Bird Walk pada Selasa (13/1/2026).
Para peserta menggunakan teropong untuk mengamati ciri-ciri dan perilaku burung. Ahmad merinci temuan tujuh jenis burung yang berasal dari Rusia dan China.
Baca juga:
Ketujuh jenis burung tersebut adalah trinil pantai (Actitis hypoleuscos), trinil semak (Tringa glareola), kicuit kerbau (Motacilla flava), cerek kernyut (Pluvialis fulva), cerek kalung kecil (Charadrius dubius), terik asia (Glareola maldivarum), serta burung layang-layang asia (Hirundo rustica).
Sementara itu, burung asal Rusia lain yang ditemukan di Kabupaten Trenggalek adalah gajahan pengala (Numenius Phaeopus).
Burung yang bermigrasi dari wilayah sub-artik itu terpantau singgah di kawasan Hutan Magrove Pantai Cengkrong, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya