Sebelumnya, ribuan burung dari Rusia dan China tampak singgah di Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, beberapa hari lalu.
Dilaporkan oleh Kompas.com, Selasa (23/1/2026), petugas Polisi Kehutanan Seksi Konservasi Wilayah I Kediri, Ahmad David Kurnia Putra, merinci temuan tujuh jenis burung yang berasal dari Rusia dan China yang datang sekitar September dan akan kembali ke tempat asal mereka pada Maret untuk berkembang biak.
Ketujuh jenis burung tersebut adalah trinil pantai (Actitis hypoleuscos), trinil semak (Tringa glareola), kicuit kerbau (Motacilla flava), cerek kernyut (Pluvialis fulva), cerek kalung kecil (Charadrius dubius), terik asia (Glareola maldivarum), serta burung layang-layang asia (Hirundo rustica).
Baca juga:
Sementara itu, burung asal Rusia lain yang ditemukan di Kabupaten Trenggalek adalah gajahan pengala (Numenius Phaeopus).
Burung yang bermigrasi dari wilayah sub-artik itu terpantau singgah di kawasan Hutan Magrove Pantai Cengkrong, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya